Feed aggregator

Cara membackup file menggunakan Déjà Dup di LinuxMint 12

Planet Linux Indonesia - 14 hours 51 min ago

Masih berkaitan dengan artikel saya tentang backup membackup, kali ini saya akan menyajikan cara membackup file-file anda menggunakan program penduplikat file berbasis GUI yaitu déjà dup.

Install Déjà Dup

Déjà Dup sudah menjadi tool backup default di LinuxMint 12, jika anda menggunakan Linuxmint 11 anda dapat dengan mudah menginstalnya melalui Software Manager dengan cara mengetik deja-dup di kolom pencarian. Cara lainnya adalah menggunakan perintah berikut di terminal.

sudo apt-get install deja-dup

 

Backup File

Silahkan buka Déjà Dup melalui Menu > System Tools > System Settings lalu klik ikon Backup, setelah terbuka anda akan dihadapkan pada menu Overview dimana konfigurasi program backup masih default dan posisi program masih OFF.

Sebelum membackup file, anda harus menkonfigurasi file apa saja yang mau dibackup, dimana backup akan disimpan, dan kapan mau dibackup. Untuk menyetting konfigurasi tsb, pertama-tama klik menu Storage di sebelah kiri lalu pilih lokasi penyimpanan backup, bisa di clouds, online server, server lokal atau di folder. Pilih harddisk eksternal atau server online agar data backup anda aman jika terjadi kerusakan pada harddisk komputer anda.

Menu berikutnya adalah Folders, dimana anda harus memilih folder mana aja yang akan dibackup dan folder mana yang tidak perlu dibackup.

Dan menu terakhir di sebelah kiri adalah Schedule, dimana anda harus menkonfigurasi jadwal berlangsungnya proses backup.

Setelah semua setting telah dikonfigurasi, silahkan kembali ke menu Overview, lalu geser tombol automatic backup ke posisi ON, atau klik tombol Back Up Now, selanjutnya anda akan diminta memasukkan password enkripsi, anda bisa memasukkan password atau memilih tanpa password. Setelah itu proses backup akan berlangsung.
File backup tsb akan tersimpan dengan ekstensi tar.gz atau gpg, tergantung pilihan apakah file tsb di enkripsi dengan password atau tidak.

Restore

Untuk merestore kembali file-file anda, buka program Déjà Dup, lalu pada menu Overview klik tombol Restore. Anda akan diberikan menu dropdown dengan pilihan tanggal backup yang telah dibuat. Pilih salah satu tanggal dan lanjutkan dengan klik Forward. Pilih lokasi restore lalu klik Forward lagi. Jika info yang anda berikan sudah benar klik Restore untuk memprosesnya.

Artikel Terkait

Ya bener aq ingin install centos 6 dengan…

Planet Linux Indonesia - 15 hours 38 min ago

Ya bener, aq ingin install centos 6, dengan model minimalis dan tentunya power full serta dibuat penggunaan lama …
kenapa ?

ok sebelum menjawab kenapa, kita langsung saja install centos 6 nya.

1. download .iso file centos 6 minimal di :
http://kambing.ui.ac.id/iso/centos/6.2/isos/
pilih i386 :
http://kambing.ui.ac.id/iso/centos/6.2/isos/i386/CentOS-6.2-i386-minimal.iso

pilih x86_64 :
http://kambing.ui.ac.id/iso/centos/6.2/isos/x86_64/CentOS-6.2-x86_64-minimal.iso

mau i386 ato x86_64 terserah, jika processor dan memory lebih, mending download yang x86_64.

2. bakar .iso file centos 6 hasil download an diatas.

3. install, untuk proses install mudah di ikuti, jika ada kendala silahkan posting disini.

4. setelah proses instalasi sukses, waktunya konfigurasi.
konfigurasi :
1. konfigurasi networking, cara cepat adalah sebagai berikut :
-pemberian alamat IP, misal eth0 192.168.0.2 netmask 255.255.255.0, jalankan perintah ini :

ifconfig eth0 192.168.0.2 netmask 255.255.255.0 up

-penambahan gateway network, misal ip gateway 192.168.0.1

route add default gw 192.168.0.1

-seting nameserver agar bisa mengenali nama domain internet, edit langsung file /etc/resolv.conf

vi /etc/resolv.conf

dan isikan :

nameserver 8.8.8.8
nameserver 8.8.4.4

kemudian save/simpan.

2. konfigurasi repository centos 6 di internet ( aq pake repo centos.biz.net.id )
edit file /etc/yum.repos.d/CentOS-Base.repo
ganti bagian dibawah ini di masing tipe repo centos

baseurl=http://centos.biz.net.id/$releasever/os/$basearch/

baik base, updates, addons, centosplus, contrib, extras

setelah itu lakukan perintah :

yum update

selesai…

sekarang aq mo nambah desktop untuk centos ini.

yum groupinstall basic-desktop desktop-platform x11 fonts

atau

yum groupinstall "Desktop" "Desktop Platform" "X Window System" "Fonts"

Oprek Bulan Februari

Planet Linux Indonesia - 16 hours 26 min ago

Bertempat di : Bengkel Linux – Jalan Raya Semplak, Gg PLN No. 14, RT 2
RW 10
Kelurahan Semplak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor
Bertema : SSH Local and Remote Application Port Forwarding
Pemateri : Utian Ayuba
Dimulai : 12 Februari 2012 (09.50 – 12.00)

Imron: Chrome error in Slackware

Planet Linux Indonesia - Tue, 07/02/2012 - 23:29
Nah sekarang saya akan menjelaskan bagaimana mengatasi error yang terjadi pada google chrome saya di slackware, error ini juga ada gak tau saya karena apa, dateng-dateng pas saya mau buka chrome, eh gak mau kebuka-buka tu di desktop saya. Daripada lama-lama, langsung aja saya jelaskan bagaimana caranya..
Saya mohon buat teman-teman slackware or distro linux lainnya, perhatikan cara yang saya jelaskan ini, kenapa saya suruh perhatikan? Karena saya berharap lain waktu apabila anda menemukan error pada aplikasi lainnya, anda bisa langsung membenarkannya sendiri tanpa pusing-pusing mencari di om google yang memusingkan tentang cara membetulkannya (ingat artikel saya tentang kemudahan Linux).
Pertama untuk mengetahui kenapa itu si chrome tidak mau terbuka, caranya kita buka terminal lalu ketik:aim@darkstar:~$ google-chrome Misal error yang tampil di slackware saya seperti ini:/usr/bin/google-chrome: error while loading shared libraries: libnss3.so: cannot open shared object file: No such file or directoryNah ketauan kan kenapa tu si chrome gak mau kebuka? Ternyata kata si terminal/konsol chrome gak mau terbuka karena adanya error ketika loading di library libnss3.so.. Katanya library itu gak ada di direktori. Kan udah tau tu errornya kenapa? Sekarang saatnya kita benerin. Karena library tu gak ditemuin, daripada kita cari library tu capek-capek, mendingan kita pinjem aja library si browser lain. Misalnya punyanya si SeaMonkey yang ada di slackware itu. Code:ln -s /usr/lib/seamonkey-2.2/libnss3.so /usr/lib/libnss3.soPerintah di atas itu maksudnya adalah kita membuat symbolic link dari librarynya si seamonkey-2.2 ke direktory /usr/lib..Oke stelah itu kita jalankan lagi tu chrome di terminal. Code:aim@darkstar:~$ google-chromeWah ternyata di slackware saya ada error lagi. Kaya gini ni errornya:/usr/bin/google-chrome: error while loading shared libraries: libnssutil3.so: cannot open shared object file: No such file or directoryTernyata ada lagi tu library yang gak bisa di load sama chrome, namanya libnssutil3.so. Gimana tu cara penyelesaiannya? Caranya sama kayak diatas, kita buat symbolic link lagi. Code:ln -s /usr/lib/seamonkey-2.2/libnssutil3.so /usr/lib/libnssutil3.soLalu sekarang kita coba lagi buka chromenya lewat terminal. Code:aim@darkstar:~$ google-chromeWah masih ada error lagi tuh,kaya gini errornya:/usr/bin/google-chrome: error while loading shared libraries: libsmime3.so: cannot open shared object file: No such file or directoryKita benerin lagi dah. Code:ln -s /usr/lib/seamonkey-2.2/libsmime3.so /usr/lib/libsmime3.soBuka lagi chromenya di terminal. Code:aim@darkstar:~$ google-chromeDuh masih ada error./usr/bin/google-chrome: error while loading shared libraries: libplc4.so: cannot open shared object file: No such file or directoryBenerin lagi brow. Code:sudo ln -s /usr/lib/seamonkey-2.2/libplc4.so /usr/lib/libplc4.soJalanin chromenya di terminal. Code:aim@darkstar:~$ google-chromeCapek juga ya? Masih ada error ni:/usr/bin/google-chrome: error while loading shared libraries: libnspr4.so: cannot open shared object file: No such file or directoryBenerin lagi. Code:ln -s /usr/lib/seamonkey-2.2/libnspr4.so /usr/lib/libnspr4.soJalankan lagi chromenya. Code:aim@darkstar:~$ google-chromeError lagi aja kawand. Mudah-mudahan ini yang terkahir ya?/usr/bin/google-chrome: error while loading shared libraries: libplds4.so: cannot open shared object file: No such file or directoryBenerin lagi ya cuy. Code:ln -s /usr/lib/seamonkey-2.2/libplds4.so /usr/lib/libplds4.soJalanin lagi chromenya. Code:aim@darkstar:~$ google-chromeWaw berhasil kawand-kawand chromenya terbuka. Ni dia tampilannya:

Imron: Anti Install Ulang pada Slackware

Planet Linux Indonesia - Tue, 07/02/2012 - 23:12
Oke jadi begini, pada saat itu saya mengalami kerumitan pada Slackware, yang dimana ada hubungannya dengan tutorial saya yang sebelumnya yang membahas mengenai tentang mengaktifkan php pada nginx.. Nah masalah itu muncul ketika saya ingin menginstall php-fpm dan ternyata oh ternyata, gara-gara php-fpm itu, dan entah karena saya yang terlalu nubie banget, sampe-sampe saya kehilangan library glibc (kalau gak salah) terhapus dan otomatis beberapa perintah command di konsol Slackware saya tidak befungsi. Kayanya library tu, jatungnya Slackware si.. Oya karena itu juga, sampe-sampe Slackware saya tidak bisa melakukan installpkg dan shutdown atau restart kembali. Alhasil Slackware saya jadi corrupt..
Sebenarnya kejadian ini pernah terjadi 2 kali pada saya, kalau waktu kejadian pertama, mau gak mau saya harus install ulang dah.. Tapi untuk yang ke dua ini, saya tidak melakukan install ulang sepenuhnya.
Maksudnya??Jadi sebenarnya caranya itu cukup memperbaiki aja.
Caranya gimana?Oya sebelumnya untuk para master-master Slackware yang kebetulan membaca postingan ini, maaf ya kalau cara dari saya itu Nubi banget dan jangan di cela.Hehe
Oke ini dia caranya:
  • Siapkan CD installer Slackware anda (disini saya memakai CD part 1 bukan DVD)
  • Masukkan CD itu ke laptop anda/PC anda dan lakukan booting dari CD itu
  • Lakukan penginstalan Slackware seperti biasa. Tapi....Nah pada saat setelah pemilihan partisi yang akan di Install Slackware dan ada pilihan format file system, maka pilihlah untuk tidak memformatnya.
  • Lihat gambar ini dan pilihlah yang no
  • Setelah itu, seperti biasa saat kita melakukan penginstallan Slackware
  • Nah pada saat selesai dan meminta masukkan CD 2, maka tidak usah, langsung aja pilih exit/quit
  • Langkah selanjutnya adalah seperti biasa, seperti atur waktu sampai yang terakhir untuk install Lilo-nya
  • Setelah selesai, maka restartlah Laptop/PC anda. Maka Slackware anda yang tadinya error akan kembali semula
Catatan:
Nah saat kita melakukan serangkaian perintah di atas. Untuk settingan-settingan dan aplikasi kita yang sebelumnya (sebelum Slackware-nya error) sudah di Install tidak akan hilang. Jadi tu berbeda sekali apabila kita harus melakukan install ulang..
Inilah kelebihan dari Slackware yang membuat saya betah untuk selalu menggunakannya..Belajarlah dari Sekarang, dan janganlah berhenti samapi ajal menjemput mu

Imron: Instalasi Nginx, dan php di Slackware

Planet Linux Indonesia - Tue, 07/02/2012 - 22:42
Mungkin diantara teman-teman yang baru memakai Slackware agak bingung juga dengan cara penginstalan Nginx (engine x) di Slackware, karena selain tutorialnya yang sedikit, dan caranya pun tak 100% berhasil, gak segampang distro lainnya yang tinggal apt-get atau yum aja. Lalu apa si nginx itu?
Menurut pengetahuan saya, nginx (engine x) itu adalah sebuah web server seperti apache atau lighttpd, akan tetapi nginx itu mempunyai kelebihan disisi pemakaian resource memorinya. Untuk penjelasan lebih lanjut, mungkin om Google bisa membantu.Nah sekarang disini saya akan menjelaskan cara penginstalan nginx pada Slackware (dalam contoh ini saya menggunakan Slackware 13.37).
Pertama yang harus kita butuhkan disini adalah nginx-nya itu sendiri yang bisa di download di www.slackbuilds.org dan paket pendukungnya yaitu Zlib yang bisa didapatkan di situs www.pkgs.org, atau bisa mendapatkannya di repository Slackware
Sudah pada tahu kan untuk penginstalan melalui Slackbuilds? Kalau belum maka ini caranya:
Setelah di Download buat direktori nginx di Desktop anda dan simpan file-nya. Setelah di simpan saatnya melakukan penginstalan. Pertama yang harus di lakukan adalah buka terminal dan menuju direktory nginx anda yang sudah di save tadi di desktop dengan cara:
# cd /home/user-anda/Desktop/nginxLalu ketik ls pada terminal:
# ls

README nginx-1.0.9.tar.gz nginx.info nginx.tar.gz.asc slack-desc
doinst.sh nginx.SlackBuild nginx.logrotate rc.nginxKira-kira punya saya tampilan list dari folder nginx itu seperti di atas.
Setelah itu maka saatnya membuat file tgz/txz-nya dengan cara:
# ./nginx.SlackBuildNah maka dengan perintah di atas, maka akan terbuat sebuah file nginx berekstensi tgz/txz yang terletak pada direktory /tmp. Sekarang install file nginx itu:
# installpkg /tmp/nginx*Maka dari perintah-perintah di atas itu, kita telah selesai menginstall nginx pada Slackware kita. Langkah selanjutnya adalah dengan mengedit file nginx.conf yang terletak di direktory /etc/nginx/nginx.conf
# nano /etc/nginx/nginx.confLalu ubah isinya menjadi seperti ini:
user nobody;
worker_processes 1;
#error_log logs/error.log;
#error_log logs/error.log notice;
#error_log logs/error.log info;

pid /etc/nginx/log/nginx.pid;
events {

worker_connections 768;
} http {

include mime.types;
default_type application/octet-stream;
#log_format main '$remote_addr - $remote_user [$time_local] "$request" '
# '$status $body_bytes_sent "$http_referer" '
# '"$http_user_agent" "$http_x_forwarded_for"';

access_log /etc/nginx/log/access.log;
error_log /etc/nginx/log/error.log;

sendfile on;
#tcp_nopush on;

#keepalive_timeout 0;
keepalive_timeout 65;

#gzip on;
gzip on;
gzip_disable "msie6";

map $scheme $server_https {
default off;
https on;
}

server {
listen 80;
server_name localhost;
autoindex on;
#charset koi8-r;

#access_log logs/host.access.log main;
root /srv/httpd/htdocs;
location / {
root /srv/httpd/htdocs;
#root html php;
index index.php index.html index.htm;
}

#error_page 404 /404.html;

# redirect server error pages to the static page /50x.html
#
error_page 500 502 503 504 /50x.html;
location = /50x.html {
root html;
}

# proxy the PHP scripts to Apache listening on 127.0.0.1:80
#
#location ~ \.php$ {
# proxy_pass http://127.0.0.1;
#}

# pass the PHP scripts to FastCGI server listening on 127.0.0.1:9000
#
location ~ \.php$ {
root /srv/httpd/htdocs;
fastcgi_pass 127.0.0.1:9000;
fastcgi_index index.php;
fastcgi_param SCRIPT_FILENAME script$fastcgi_script_name;
include fastcgi_params;
fastcgi_param HTTPS on;
fastcgi_intercept_errors on;
fastcgi_param SCRIPT_FILENAME $document_root$fastcgi_script_name;
}

# deny access to .htaccess files, if Apache's document root
# concurs with nginx's one
#
location ~ /\.ht {
deny all;
}
}

# another virtual host using mix of IP-, name-, and port-based configuration
#
#server {
# listen 8000;
# listen somename:8080;
# server_name somename alias another.alias;

# location / {
# root html;
# index index.html index.htm;
# }
#}

# HTTPS server
#
#server {
# listen 443;
# server_name localhost;

# ssl on;
# ssl_certificate cert.pem;
# ssl_certificate_key cert.key;

# ssl_session_timeout 5m;

# ssl_protocols SSLv2 SSLv3 TLSv1;
# ssl_ciphers HIGH:!aNULL:!MD5;
# ssl_prefer_server_ciphers on;

# location / {
# root html;
# index index.html index.php index.htm;
# }
#}

}Tapi apabila ada yang mempunyai settingan nginx.conf lain, silahkan aja pake yang punya anda itu, yang di atas adalah contoh punya saya.
Setelah itu sekarang kita coba jalankan nginx-nya.
# chmod 755 /etc/rc.d/rc.nginx
# chmod /etc/rc.d/rc.nginx startApabila ada error, maka coba cek kembali setting dari nginx.conf tersebut. Oya apabila yang belum ada rc.nginx-nya, maka ini isi script rc.nginx punya saya:
#!/bin/sh
#
# Nginx daemon control script.
# Written for Slackware Linux by Cherife Li <cherife-#-dotimes.com>.

BIN=/usr/sbin/nginx
CONF=/etc/nginx/nginx.conf
PID=/var/run/nginx.pid
nginx_start() {
# Sanity checks.
if [ ! -r $CONF ]; then # no config file, exit:
echo "$CONF does not appear to exist. Abort."
exit 1
fi

if [ -s $PID ]; then
echo "Nginx appears to already be running?"
exit 1
fi

echo "Starting Nginx server daemon..."
if [ -x $BIN ]; then
$BIN -c $CONF
fi
}

nginx_test_conf() {
echo "Checking configuration for correct syntax and"
echo "then trying to open files referenced in configuration..."
$BIN -t -c $CONF
}

nginx_term() {
echo "Shutdown Nginx quickly..."
kill -TERM $(cat $PID)
}

nginx_stop() {
echo "Shutdown Nginx gracefully..."
kill -QUIT $(cat $PID)
}

nginx_reload() {
echo "Reloading Nginx configuration..."
kill -HUP $(cat $PID)
}

nginx_upgrade() {
echo "Upgrading to the new Nginx binary."
echo "Make sure the Nginx binary has been replaced with new one"
echo "or Nginx server modules were added/removed."
kill -USR2 $(cat $PID)
sleep 3
kill -QUIT $(cat $PID.oldbin)
}

nginx_rotate() {
echo "Rotating Nginx logs..."
kill -USR1 $(cat $PID)
}

nginx_restart() {
nginx_stop
sleep 3
nginx_start
}

case "$1" in
check)
nginx_test_conf
;;
start)
nginx_start
;;
term)
nginx_term
;;
stop)
nginx_stop
;;
reload)
nginx_reload
;;
restart)
nginx_restart
;;
upgrade)
nginx_upgrade
;;
rotate)
nginx_rotate
;;
*)
echo "usage: `basename $0` {check|start|term|stop|reload|restart|upgrade|rotate}"
esacOke setelah nginx berhasil di jalankan, maka langkah selanjutnya adalah menguji cobanya.Hehe
Buat dulu sebuah file index.html dengan isinya misal:
# nano /srv/httpd/htdocs/index.html

Dan isi seperti ini:
<html>
<body>
<h1 align="center">Welcome to Nginx</h1>
</body>
</html>Setelah itu jangan lupa disimpan.
Setelah disimpan, sekarang saatnya membuka browser anda (misal chrome) dan buka alamat ini "http://localhost/index.html"
Apabila tampilannya seperti di bawah ini, maka penginstalan nginx anda telah berhasil:

Oke setelah penginstalan nginx berhasil, sekarang saatnya mengkonfigurasi php, agar php itu dapat di baca oleh nginx maka kita perlu mengkonfigurasi nginx-nya. Sebelum saya menjelaskan caranya, saya akan bercerita dulu sedikit.Hehe
Sebenarnya rata-rata para pengguna Linux untuk menjalankan php pada nginx itu, mereka menambahkan php-fpm. Akan tetapi pada pengalaman saya selama 2 hari ini berkuting dengan nginx, sampai Slackware 13.37 saya error dengan php-fpm itu membawa masalah sampai-sampai beberapa perintah command di Slackware error semua. Misal seperti ls, installpkg, removepkg, dan masih banya perintah-perintah lainnya. Dan cara untuk mengatasi itu adalah install ulang. Tapi tenang dulu.He saya punya cara lain, dan nanti di lain posting akan saya bahas. Oya balik lagi ke php-fpm, karena php-fpm ini membuat error pada slackware saya, maka untuk mengatasi itu saya menggunakan php-cgi langsung.Sekarang saatnya mengkonfigurasi nginx.conf agar bisa mengeksekusi file dengan ekstensi .php
# nano /etc/nginx/nginx.confLalu ubah di bagian php menjadi seperti ini:
location ~ \.php$ {
root /srv/httpd/htdocs;
fastcgi_pass 127.0.0.1:9000;
fastcgi_index index.php;
fastcgi_param SCRIPT_FILENAME script$fastcgi_script_name;
include fastcgi_params;
fastcgi_param HTTPS on;
fastcgi_intercept_errors on;
fastcgi_param SCRIPT_FILENAME $document_root$fastcgi_script_name;
}Oke setelah itu saatnya menjalankan php-cgi dengan address 127.0.0.1 dengan port 9000. Tapi sebelum itu kita cek dulu php-cgi-nya di Slackware kita, sebenarnya php-cgi ini di Slakcware saya sudah tersedia sebelumnya pas saat pertama kali install Slackware, jadi tinggal pake saja. Coba cek dengan perintah ini:
bash-4.1# locate php | grep php-cgi
/usr/bin/php-cgiDari perintah di atas, maka php-cgi telah ada dan terletak di direktory /usr/bin/php-cgi. Oya sebenarnya untuk pengganti php-cgi, yaitu php-fpm juga bisa digunakan untuk mengeksekusi file php. Tapi ada kebingungan tersendiri buat saya karena php-fpm tidak bisa mengeksekusi file yang menyangkut ke mysql. Entah saya harus ubah dimananya agar php-fpm itu bisa mengeksekusi mysql itu. Maka dari itu, kita langsung aja menggunakan php-cgi dan gak usah pake php-fpm.
Setelah di ketahui php-cgi ada dimana, sekarang saatnya membuat skrip untuk menjalankan php-cgi pada port yang saya sebutkan di atas dan menyimpannya di /etc/rc.d/ dengan nama rc.php-cgi.
# nano /etc/rc.d/rc.php-cgiLalu isi dengan:
#!/bin/sh
#
# /etc/rc.d/rc.php-cgi
#
# Start/stop/restart
#
# To make php-cgi start automatically at boot, make this
# file executable:  chmod 755 /etc/rc.d/rc.php-cgi
#
#created by Imron Rosdiana
case "$1" in
  'start')
   echo "Starting php-cgi"
   /usr/bin/php-cgi -b 127.0.0.1:9000 &
  ;;
'stop')
    echo "Shutdown php-cgi"
    killall php-cgi
  ;;
  'restart')
    echo "Shutdown php-cgi....."
    killall php-cgi
    sleep 3
    echo "Starting php-cgi..."
    /usr/bin/php-cgi -b 127.0.0.1:9000 &
  ;;
  *)
    echo "Usage: $0 {start|stop|restart}"
  ;;
esacSebenarnya skrip di atas saya boleh utak-atik sendiri selama 4jam dan ketemulah skrip itu.Hehe maklum nubi banget..
Selanjutnya beri akses file itu dengan chmod 755:
# chmod 755 /etc/rc.d/rc.php-cgiOke setelah di beri hak akse, maka jalankan php-cgi itu dengan perintah:
# /etc/rc.d/rc.php-cgi startSetelah php-cgi berhasil berjalan pada alamat 127.0.0.1 port 9000, sekarang coba kita buat file info.php dan disimpan di /srv/httpd/htdocs yang isinya:
# nano /srv/httpd/htdocs/info.php

Lalu isi dengan:
<?php
phpinfo();
?>Setelah itu sekarang coba buka browser anda dan ketik url berikut ini: http://localhost/info.php. Apabila tampilannya seperti di bawah ini, maka anda telah berhasil..


Oya ada sedikit tambahan dari saya, agar si nginx dan php-cgi itu terkesekusi otomatis saat kita menghidupkan komputer besok-besoknya.. Maka tambahkan skrip di bawah ini pada /etc/rc.d/rc.M:
# Start Nginx Web server;
if [ -x /etc/rc.d/rc.nginx ]; then
  . /etc/rc.d/rc.nginx start
fi

# Start php-cgi;
if [ -x /usr/bin/php-cgi ]; then
  . /etc/rc.d/rc.php-cgi start
fi

Lalu simpan..
Oke selamat menikmati nginx-nya.HeheOrang kreatif itu adalah orang yang bisa memecahkan masalah dengan cara menggabungkan beberapa jawaban, menjadi jawaban yang lebih sederhana

Willy Sudiarto Raharjo: ASPM Patch has Landed on Stable Kernel

Planet Linux Indonesia - Tue, 07/02/2012 - 07:13
Greg has released a special edition of a stable kernel with only a single fix, which is to fix the power consumption for portable devices, such as laptops and netbooks. The patch is touching the ASPM (Active State Power Management) area and it was previously poorly implemented so that it consumes more power than it should be.

Matthew Garrett worked on this problem and he finally pushed his work into Linux Kernel 3.3 which is now on development and Greg wanted to prepare a special release of stable kernel that only has one patch to make it easier for user to spot any differences compared to previous release.

I think it's worthed to have this kernel available on -Current since it will make laptops/netbooks life longer since there is a decreament in power consumption.

Summary Proses Instalasi & Konfigurasi Mail Server untuk Production Server (Live)-Bagian 1

Planet Linux Indonesia - Mon, 06/02/2012 - 05:36

Salah satu proses yang kerap membingungkan rekan-rekan yang training mengenai Zimbra Mail Server  di Excellent adalah soal urutan proses pembuatan mail server yang akan diterapkan di perusahaan/instansi tempatnya bekerja, mulai dari proses instalasi awal sampai dengan siap dipergunakan baik untuk pengiriman dan penerimaan email internal maupun pengiriman dan penerimaan email secara umum melalui internet.

Pemahaman mengenai proses konfigurasi ini sebenarnya dibutuhkan oleh semua SysAdmin yang hendak melakukan konfigurasi mail server untuk keperluan live production. Tanpa memahaminya, SysAdmin mail server harus membentur banyak rintangan sampai akhirnya mail server bisa go live.

Baca Artikel “Summary Proses Instalasi & Konfigurasi Mail Server untuk Production Server (Live)-Bagian 1″ Selengkapnya…

Artikel Terkait

Willy Sudiarto Raharjo: Adding More Protection Layer on PHP

Planet Linux Indonesia - Sun, 05/02/2012 - 09:21
PHP is a well known and popular programming language that has been considered mature for years. It has a big community behind the stage and it's been used in most websites due to it's nature of being an open source project and widely supported by many Linux distributions.

Unfortunately, lately, they have been struggling to work with their security problems and even with Stefan Esser's help to improve the project, their ego was too high, so they ignored some of his proposal to improve PHP's security core. At the end, Stefan released Suhosin project to help users to get the better PHP service from the security point of view.

I always installed Suhosin on my servers since lately, PHP has changed it's way of rolling releases and it's not as often as it used to be. Some critical fixes are in pending for months until it's rolled out to users and sometimes, it's kinda late to prevent exploits coming around.

There are two ways of installing Suhosin. The first one comes as a PHP patch which will be used against PHP source code prior compilation and the second option come as an extension. If you plan to compile your first PHP and release it as a bundle, it's better for you to pick the first option as it will patch PHP directly into the source. However, sometimes you have your PHP up and running and you want to add additional security layer on top of it and that's when the second option is preferred.

Here's how you compile and install Suhosin on top of running PHP
  • Download the latest release of Suhosin Extension
  • Extract the package (tar -xzvf suhosin-0.9.33.tgz)
  • Change to suhosin directory (cd suhosin-0.9.33)
  • Ran the magic command (phpize; ./configure; make;)
  • Install the package using root account (make install
  • Add this line into your php.ini file (extension=suhosin.so)
  • Add the appropriate location of the module in extension_dir variable in php.ini
  • Restart your Apache (/etc/rc.d/rc.httpd restart)
  • Confirm your PHP is protected by Suhosin (php -v)
  • If you ran the phpinfo() function, you will get something like this

Kopdar Perjuangan, 03-04 Februari 2012

Planet Linux Indonesia - Sat, 04/02/2012 - 21:53

Bosan tentang kabar kopdar di Pulau Lombok? Bagaimana kalau sekali-sekali ada kopdar di pulau Sumbawa. Seperti yang diketahui umum, anggota kaipang di pulau Sumbawa rata-rata terpisah satu sama lain dengan jarak minimal 60 kilometer jalan darat. Yoi, anda tidak salah dengar. Minimal. Dan kalau anda masih menanyakan kondisi jalannya secara fisik seperti apa, anda pasti ga ikut ILC2011.

Jadi, untuk kopdar yang dihadiri empat orang saja, pak Olan harus bawa mobil (dulu motor, tapi sekarang udah beli Mobil, katanya sih buat dinas kaipang ) dari ujung paling timur propinsi NTB, Sape, untuk menjemput pak Ram di Cenggu, yang kemudian mengarah ke Dompu untuk menjemput saya, Blek, dan temu kangen dengan Ukang (yang ga bisa lanjut ikut kopdar karna kudu jaga kebun Cyber). Dari sana, keduanya saya sopiri ke Calabai, ujung utara pulau Sumbawa, untuk bertemu Teguh.

Agenda kopdar:
1. Dengerin lagu Iron Maiden dan AKB48 di sound system mobil baru pak Olan.
2. Motret.

Ha? Motret? Yoi. KPLI-NTB itu kepanjangannya Komunitas Photographer Laknat Indonesia – Nusa Tenggara Barat.

Oh ya, waktu yang diperlukan untuk kopdar ini adalah dua hari.


Widya Walesa: Slackware Current Using Kernel 3.2.2

Planet Linux Indonesia - Fri, 03/02/2012 - 14:22

Still remember my poll about what kernel version should be used by the next slackware-current? So for you who have choosen the linux kernel 3.2.2, now you can have a nice drink . Yes, slackware-current now shipped with kernel 3.2.2 as it's default kernel. But not only that. You'll be surprised if you read the full ChangeLog.txt for complete update information. Trust me on that. Or, you can read Willy's blog for the update summary. So now, I'm going to write about how to upgrade my slackware-current to the latest release.

Willy Sudiarto Raharjo: GSB 3.2.2 Maintenance Patches

Planet Linux Indonesia - Fri, 03/02/2012 - 07:23
People working in GSB project has updated their repositories to add GNOME 3.2.2 maintenance patches. I actually missed this update because i didn't use GSB on my systems. I found out this update when running rsync script on my server. Here's the latest changelog:
Mon Jan 30 18:34:44 GMT 2012
GNOME 3.2.2 maintenance patches.
patches/avahi-0.6.30-i486-2gsb.txz: Patched.
Fix a potential problem where avahi could replace the /etc/HOSTNAME with
incorrect information. Thanks to Robby Workman for pointing out the problem
and sending a patch.
patches/clutter-1.8.4-i486-1gsb.txz: Upgraded.
patches/packages/gjs-1.30.1-i486-1gsb.txz: Upgraded.
patches/packages/evolution-data-server-3.2.3-i486-1gsb.txz: Upgraded.
patches/packages/gnome-icon-theme-symbolic-3.2.2-i486-1gsb.txz: Upgraded.
patches/packages/gtkhtml-4.2.3-i486-1gsb.txz: Upgraded.
patches/packages/evolution-3.2.3-i486-1gsb.txz: Upgraded.
Fixes numerous crashes. For more information, see:
http://download.gnome.org/sources/evolution/3.2/evolution-3.2.3.changes.
patches/packages/evolution-exchange-3.2.3-i486-1gsb.txz: Upgraded.
patches/packages/evolution-groupwise-3.2.3-i486-1gsb.txz: Upgraded.
patches/packages/gedit-3.2.6-i486-1gsb.txz: Upgraded.
patches/packages/gnome-nettool-3.0.1-i486-1gsb.txz: Upgraded.
patches/packages/mutter-3.2.2-i486-1gsb.txz: Upgraded.
Fixes a major memory leak with gnome-shell. For more information, see:
https://bugzilla.gnome.org/show_bug.cgi?id=642652
patches/packages/clutter-gst-1.4.6-i486-1gsb.txz: Upgraded.
patches/packages/libgee-0.6.4-i486-1gsb.txz: Upgraded.
patches/packages/gnome-shell-3.2.2.1-i486-1gsb.txz: Upgraded.
Fixes numerous crashes and brings improvements for the message tray. For
more information, see:
https://bugzilla.gnome.org/show_bug.cgi?id=663815
https://bugzilla.gnome.org/show_bug.cgi?id=664138
https://bugzilla.gnome.org/show_bug.cgi?id=648450
https://bugzilla.gnome.org/show_bug.cgi?id=667652
https://bugzilla.gnome.org/show_bug.cgi?id=668048
patches/packages/heimdal-libraries-1.5.2-i486-1gsb.txz: Upgraded.
This contains two security fixes for the libtelnet library and for libkrb5
checksums (2012-01-11, 2012-01-10). For more information, see:
http://www.l5l.org/advisories.html?show=2012-01-10
http://www.l5l.org/advisories.html?show=2012-01-11
(* Security fix *)
testing/gnote-0.8.2-i486-1gsb.txz: Added.
testing/tdb-1.2.9-i486-1gsb.txz: Added.
An upgraded tdb package is needed by rhythmbox; this version of the library
will conflict with the tdb in the samba package.
testing/rhythmbox-2.95-i486-1gsb.txz: Added.

Willy Sudiarto Raharjo: Kernel-firmware Updated and Firefox 11 Beta 1

Planet Linux Indonesia - Fri, 03/02/2012 - 07:13
Ysterday's update had some glitch in which one of the file had a FAILED checksums and that belongs to the kernel-firmware package. The checksums of the package is good, but the .asc file that is being used to verify it's not, so it's not really a serious problem, but Pat decided to fix this problem by building a fresh kernel-firmware package taken from the git source.

A new beta build of Firefox is also added on testing/. It surely follows the tradition of adding Firefox's beta builds on testing/ that has been executed in the last round of development cycle.

Willy Sudiarto Raharjo: Updated Multilib and Qt

Planet Linux Indonesia - Fri, 03/02/2012 - 07:03
AlienBOB has updated his multilib packages to sync with the latest update in -Current that happened yesterday. People running multilib system won't be able to launch several applications if they don't upgrade their multilib packages since the application on -Current are built based on other version of GCC and GLIBC, so it must be re-adjusted once they are upgraded.

Another update from AlienBOB is the updated Qt package which fixed a security vulnerability (CVE-2011-3922) and should solve the path problem in several places, and this should fix the missing startup sound notification we all experienced soon after we upgraded to KDE 4.8.0. With this update, my previous article is no longer needed as it has been fixed by upstream.

Hadi Sumarsono: Nikmati ber-Zekr di Slackware 13.37

Planet Linux Indonesia - Thu, 02/02/2012 - 11:06

Bismillah.

Aplikasi Zekr bermanfaat bagi muslimin untuk mencari dan membaca ayat-ayat Al-Quran di komputer. Zekr nampaknya belum bisa digantikan aplikasi lainnya karena stabil dan jarang sekali bermasalah. Nah, sayangnya bila Zekr diinstalkan di Slackware 13.37 akan konflik dengan aplikasi Seamonkey bawaan. Zekr akan bekerja baik bila Seamonkey di-downgrade ke versi 1.1.17 bawaan Slackware-13.0 (sayang sekali, versi lama).

(more)

Willy Sudiarto Raharjo: Current Moving On

Planet Linux Indonesia - Thu, 02/02/2012 - 10:55
After a while, Pat has finally updated the public repository with a massive (as expected) updates with a great quote from the fortune package and everything looks shinny and interesting to see.

So, in general, this is what you will get with the latest -Current:
  • Linux Kernel 3.2.2 (fixed the mempodipper bug)
  • Coreutil 8.15 (brings improvement for ext4)
  • Cups 1.4.8 (brings fixes for LibreOffice printing problems, and have a chance to be backported to 13.37 as a patch)
  • Glibc 2.14.1(latest stable version being rebuilt with new GCC)
  • GCC 4.6.2 (also latest stable, with support of Go language from Google)
  • Emacs 23.4 (surprisingly newer than in the original website)
  • Mozilla Firefox/Thunderbird 10 (just released few days ago)
  • Seamonkey 2.7 (along with GCC updates to have it working for ARM architecture, thanks to AlienBOB's work)
  • OpenSSL 0.9.8t (still no 1.0 release yet, but it's 0.9.x still well maintained upstream)
  • ca-certificates-20111211: removed untrusted certificates 
  • Some library and standard updates
More packages will come soon enough, so start your engine and bandwidth for the whole new excitement of Slackware-Current.

I will start by syncing with the latest update on Slackware-Current in UKDW Repository
Syndicate content