Aliim's blog

Saved By Knoppix

0

Di luar negeri sana ada ungkapan Saved By The Bell (diselamatkan oleh bel). Saya tidak tahu, apakah ungkapan tersebut mengacu kepada para petinju yang terjatuh tetapi tidak jadi dinyatakan KO karena sebelum hitungan kesepuluh bel sudah berbunyi, atau mungkin mengacu pada para siswa sekolah yang akhirnya “selamat” dari guru mereka yang “killer” karena pelajaran sudah berakhir setelah bel berbunyi.

Pasar Swalayan ber-Linux

0

Berdsarkan pengamtan, salah satu pasar swalayan yang cukup besar di Semarang ternyata menggunakan Linux di komputer kasirnya. Hal ini terlihat jelas dari desktop yang digunakan yaitu GNOME dan XFCE. Sebagian justru tampak lebih jelas menggunakan distro Fedora.
Sayang saya tidak mengetahui aplikasi kasir yang dipakai. Tapi setidak-tidaknya pasar swalayan yang beberapa bulan lalu kehilangan Direktur Utamanya ini berhasil membuktikan bahwa Linux pun bisa digunakan untuk kegiatan bisnisnya. Jadi pasar swalayan dan toko lain, silahkan nyusul untuk menggunakan Linux di toko.

Rilis OpenOffice.org 3.0

0

Setelah berkunjung situs resmi OpenOffice.org, ternyata pada tanggal 13 Oktober 2008 yang lalu telah resmi dirilis versi terbaru dari OpenOffice.org (OOo), yaitu OOo 3.0. Apa saja fitur baru-nya?

Fitur-fitur baru yang ditawarkan antara lain:
1. Dapat dijalankan secara native dalam MacOS X
2. Dukungan untuk format ODF 1.2
3. Kemampuan untuk mengimpor dokumen MS Office 2007
4. Adanya tambahan Solver untuk optimasi permasalahan
5. Perbaikan pada fitur Chart
6. Fasilitas Cropping gambar untuk OOo Draw dan Impress
7. OOo Calc kini menggunakan 1024 kolom

Terima Kasih GNU/Linux

0

Akhirnya saya berkesempatan mem-posting blog saya kali ini. Dengan blog ini saya mengucapkan kepada GNU/Linux yang telah membantu saya menyelesaikan studi S-1.

Materi Tugas Akhir saya memang sama sekali tidak berhubungan dengan Linux, namun semua proses dari membuat simulasi (saya menggunakan simulator yang saya jalankan dengan wine), menyusun laporan dengan OpenOffice.org, plotting grafik dengan SciDavis, hingga presentasi seminar Tugas Akhir, dan presentasi Ujian Sarjan (plus demo simulasi) saya kerjakan sepenuhnya di atas komputer saya yang menggunakan GNU/Linux.

Menggabungkan file PDF

0
Average: 2 (1 vote)

Di kampus saya, setiap mahasiswa yang telah melaksanakan ujian Tugas Akhir diwajibkan mengumpulkan CD yang salah satu isinya adalah file laporan Tugas Akhir berbentuk PDF mulai halaman judul sampai penutup dalam satu berkas PDF saja.
Yang jadi masalah, saya membuat laporan TA dengan cara tiap bab saya jadikan satu file. Jika hanya per bab, pembuatan file PDF dapat dengan mudah saya lakukan menggunakan OpenOffice.org. Tapi berhubung yang diminta adalah kumpulan laporan dari awal hingga akhir, saya pun mencari software untuk menggabungkan beberapa file PDF menjadi hanya satu file PDF saja.

Laporan dengan OpenOffice.org, Why Not?

0

Hari-hari ini sedang sibuk-sibuknya menulis laporan Tugas Akhir. Karena menggunakan Linux, pilihan terbaik saya jatuhkan kepada OpenOffice.org yang sudah teruji ketangguhannya. Meski semula merasa kikuk saat menulis persmaan matematika dengan formula (equation ala OpenOffice), lama-lama terasa asyik juga. Maklum sudah terbiasa sejak mnulis laporan Kerja Praktek yang ssaya buat secara penuh di atas OpenOffice.org. Saya sampai membawa OpenOffice.org portable dalam Flash Disk agar saat emnggunakan komputer lab tetap dapat bekerja.

Ubuntu ME yang menyejukkan

0

Bukannya saya sok agamis atau sok nyantri. Tapi jujur tampilan theme Ubuntu ME (Muslim Edition) memang menyejukkan. Meski awalnya saya kurang tertarik saat melihat tampilan asli Ubuntu ME yang jadi bonus DVD InfoLINUX 10/2007. Rasanya masih kurang sreg.

CD Ubuntu bebas biaya

0

Baru-baru ini saya kembali mendapatkan CD Ubuntu yang saya pesan dari shipit. Uniknya kali ini Pak Pos yang mengirim tidak meminta sepeser uang sama sekali. Bahkan dia sampai heran dan menanyakan "Biasanya bayar kok kali nggak ya?"

Zencafe dan Jelang Idul Fitri

0

Jelang Idul Fitri, masih juga kepingin main-main Linux sebelum mudik. Setelah agak bosen mainan Ubuntu, kemarin saya coba2 install distro Zencafe 1.2. Meski distro yg satu ini sebenarnya dibuat untuk warnet, tapi ga ada salahnya saya install sebagai desktop, dengan tetap saya dampingkan dengan SUSE Linux 10.0

OpenSUSE 10.3

0

Sekdar nambah info, barusan baca di distrowtach.com dan opensuse.org, kalau ternyata versi final distro openSUSE 10.3 telah resmi dirilis sejak tanggal 4 Oktober 2007. Beberapa hal yang ditawarkan adalah desktop KDE 3.5.7 dan GNOME 2.20, preview KDE 4, OpenOffice.org 2.3, compiz fusion (remerge dari beryl dan compiz), YaST baru, dan yang agak berbeda adalah adanya dukungan format MP3 yg sempat dihilangkan pad versi sebelumnya. Mungkin hal ini sudah sangat ditunggu para pecinta SUSE.

Syndicate content