Desktop ala Windows Vista di Linux

Tetangga sebelah sebentar lagi punya mainan baru, namanya Windows Vista. Sekalipun rilis resminya baru di awal tahun 2007, tapi hebohnya sudah terasa sekarang ini. Bagaimana dengan Linux ...?

Dalam beberapa hal mainan baru Windows ini sebetulnya sudah cukup lama ada di Linux, hanya saja para pemakai Linux tidak terlalu membesar-besarkannya. Anda bisa membuktikannya dengan cara menghadirkan suasana Windows Vista di Linux. Ada banyak tool yang dapat dipergunakan untuk membuat Linux terlihat seperti Windows Vista.

Namun Anda tidak perlu berlelah-lelah untuk membuatnya karena PCLinux sudah mengemasnya dalam sebuah LiveCD yang dilengkapi dengan software-software terbaru. Dalam waktu dekat ini diharapkan Anda sudah bisa mendapatkannya di berbagai majalah kesayangan Anda dan juga di beberapa website yang menyediakan link download.

Untuk mengetahui informasi lebih detail tentang Windows Vista ala Linux ini silakan mengunjungi http://www.pclinux.web.id/

Comments

Comment viewing options

Select your preferred way to display the comments and click "Save settings" to activate your changes.

Apa bagusnya meniru terus ????

Apa bagusnya meniru Windows terus?.

Sudahlah, dulu (sebagian) kita menggunakan Windows bajakan, eh sekarang setelah mengenal Linux dan HAKI masih juga kengen sama Windows. Selingkuh man!!!.

Emang sih gak seberat mem-bajak, tetapi tetep aja nyontek.

Bukankah GNOME, KDE, XFCE, dan Desktop-desktop environment lainnya sudah cukup untuk membuat linuxer betah?, ngapain lagi pake menggunakan Linux(?) mirip windows (ataau OS lainnya).

Linux, itu beersifat terbuka dan seharusnya membebaskan!

Itu saja dari aku.

Open Computer Mataram
Alamanda 10 Kr. Taruna :: Mataram 83126
Telp 0370-6631108 :: Mobile 0818 0526 5122
amrinz@gmail.com :: www.opencomputer.net

Justru itu...

Justru karena bebas itu, Mas. Kita diberi kebebasan untuk mengubah tampilan desktop Linux sesuai dengan keinginan. Kalau ada yang ingin membuat agak mirip windows, itupun hak mereka. Toh, selera tiap individu memang berbeda. Tak perlu kita memaksa orang lain untuk sependapat dengan kita.

Tampilan sengaja dibuat mirip Windows, tentu juga punya tujuan lain. Misal untuk Warnet, biar customer tidak terlalu bingung. Dan sebenarnya hal ini justru menunujukkan keunggulan Linux, karena kita lebih mudah melakukan kustomisasi termasuk urusan desktop.

Bandingkan misalnya dengan Win XP, yang untuk melakukan kustomisasi harus dibayar dengan membeli software lain yang mahal, karena tampilan bawaan dari Win yang tidak memungkinkan untuk dioprek lebih jauh.

what the hell................!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!11

woy,kalau masalah bajak membajak gak bakal abis ngebahasnya!!!!!!!sebenarnya dari perasaan gw pribadi sangat muak dg istilah pembajakan!sedangkan kita hidup dari mengikuti/terpengaruh dg ide dari orang lain!!!!!!!apa itu bukan membajak!?!?!?!?!?membajak timbul dari masalah lisensi/hak yg di patenkan!yg berarti keuntungan bagi perusahaan yg meributkan masalah ini!kalau bicara masalah pembajakan,apakah anda tau siapa yg menemukan kata : saya,kamu,atau yg lainnya!gak tau kan!!!!!!gw benci dg istilah pembajak ini,bikin gw pengen muntah!!!!!!(semua uneg-uneg gw ini butuh pemikiran!jangan di telan mentah-mentah!!!!!saring dulu bro!

Bajak vs Inspirasi

Kalo para seniman musik membedakan bajakan dan inspirasi lewat birama(bar), bila sebuah lagu dikutip kurang dari 8 bar, maka hal tersebut bukan bajakan, melainkan inspirasi.

Apa ada batasan mengenai bajakan dan inspirasi di dunia IT? Kalau bahasa manusia menurut saya tidak ada yang memilikinya secara hak intelektual(paten), jadi itu bukan bajakan. Kalau mau melihat dari sudut pandang tersebut, apa anda tau siapa pertama kali yang meletakkan mata dibawah alis? Sumbernya tetap satu, TUHAN. Kalo TUHAN mematenkan semua ciptaannya, kita gak akan punya ilmu atau suatu apapun didunia ini.

Jadi, TUHAN aja yang punya ilmu segitu buanyaknya gak mematenkan ilmu, kenapa kita terlalu egois untuk mematenkan suatu temuan/inspirasi/ide?

Tanya kenapa...:) Saya tetap mendukung Linux, bisa tampil ala Vista, MacOS, DOS, UNIX, dan lainnya karena Linux sangat fleksible.

Bravo Linux...

Adaptasi..

Justru itu..tampilan Linux kayak Windows/Vista kan biar para Newbie jadi gak kaget2 amat pas liat tampilan Linux pertama kali. Jadi mereka tambah semangat buat bergaul/mengenal dengan Linux.
Di kompie-ku aja aku install 2 OS, Windows + Linux...Cuma tampilannya aku balik; Windows aku bikin kayak Linux dan Linux aku bikin kayak Windows!
dan ternyata berhasil tuh..! temen2 yg sering maen ke rumah satu-satu sudah mulai belajar linux... :)

Oke...jabat erat buat semua

Linux rasa Vista

Saya udah cobain Vista RC1 dapet dari majalah chip. Kesan saya sih biasa aja tuh. Menu transparan, 3D desktop buat saya gak heboh2 amat kok. Linux dah bisa kalo cuma bikin 3D desktop model aero, mac jg dah bisa. Pendek kata, saya gak tergoda ma vista, he..he..he..

linux, ya linux.....

Kalo mau migrasi jangan tanggung tanggung dong, linux ya linux jangan nyontek ala vista. jangan pakai dalih penyesuaian, adaptasi dllsb. Kalo tampilannya lain dengan windows ya nikmatin aja, wong namanya aja beda kok, justru dengan begitu kita bisa mengenal keragaman, tidak monoton....puass.......puas....sss........... kembali ke lap..toop......

linux nyontek

namanya juga free mas... bebas. jikalau ternyata nyontek tampilan windows/os lain itu melanggar undang-undang, ya tentu nggak boleh. tapi kalo nggak ngelanggar ya sah-sah aja.
IMHO sebenernya bikin linux rasa windows itu (terutama buat saya) ya karena saya sudah merasa nyaman dengan tampilan windows. tapi saya nggak punya duit untuk beli lisensinya, akhirnya ya saya pake linux. lalu kalo tampilan linux pake yg defaultnya KDE atau GNOME, saya ngerasa kesulitan dan nggak betah. so, jalan tengahnya, saya cari themes2 yg mirip2 windows, jadi waktu kerja di linux saya merasa nyaman... begitu...

waktu punya duit, beli laptop, pengennya beli macbook yg intel. tapi apa daya, duitnya nggak nyampe ke sono. tapi pengen banget punya tampilan yg keren kayak mac osx. akhirnya, cari-cari deh themes kayak mac os x.

jadi kalo dilihat dari sudut pandang saya, saya lebih memilih linux rasa os lain karena saya nggak punya duit buat beli lisensi/mesin-nya. sedangkan membajak=mencuri=haram. jadi ya sudah, pake linux yg gratisan, cari themes yg gratisan, dan nikmatin deh.... linux rasa GUI os lain.

namanya juga free...

wassalamu'alaikum,

harry s. kartono
http://harrykartono.blogsome.com

Itulah enaknya Free OS..

Enaknya linux, kita bisa kostumasi sesuka hati. Mo desktop ala mac os, windows xp atawa vista ya oke aja. Sebaliknya, agak susah kalo make windows dengan desktop mirip gnome, xfce, kde, flubox, dll... :D

Linux Is The Best

yach, gimanapun Linux is the best lah... saya walau baru mencintai Linux... saya bisa melihat masa depan OS akan di pegang Open Source ... mari berlomba ke alam terbuka, dan tinggalkan jendela-jendala di belakang, :)

Surabaya, wow............. baru di sweeping bajakan!

Seneng hati saya, mendengar kata sweeping, ini terjadi 2 hari lalu
dimana ada 3 orang polisi, mendatangi warnet saya, tapi mereka sempat bingung, lho wong yang disweeping salah alamat, karena
saya pakai LINUX dan Windows ori,....

Polisinya sempat tanya, kenapa anda lebih bnyak Sistem Linux dibandingkan Windows, saya jawab:
1. Windows Mahal
2. tidak bebas Virus
3.walaupun saya mampu beli, tapi tetap jadi santapan virus
4. udah 2 tahun pakai linux, lupa namanya virus, hhehehe kuper

Ok hanya itu saja, makanya pakai yang original, atau lebih enak pakai Linux, apa lagi nanti tgl 19 april Ubuntu yng baruuuuu

soal contek mencontek ga hny di kelas

Hail IGOS, Hack LINUX!!!
kliatannya soal contek mencontek ga hanya menjadi bahan pembicaraan yg hangat di kelas aja :)) but kliatannya qta para linuxer ga perlu nyontek deh. Lagian aq ogah ma windows gr2 rentan bgt ma virus. Akhirnya br beberapa hari ini kompie gw dualboot mdv2006 ama ubuntu 6.06.1

B U Self

Haha ... ngapain kita niru Windows ... Kalau user Windows aja Berusaha mengunakan xwin nya Linux. Benar ngak?

http://herman13.wordpress.com
http://gubukopensource.org

"Setuju"

Dengan tampilan KDE dan Gnome serta aplikasi2 yang ada, sebenarny linux udah sangat bagus menurut saya..

Menurut saya, PCLinuxOS itu kayanya bagus diaplikasikan ke warnet2 aja.Kan banyak juga pengguna warnet yang kalu udah tahu diwarnet itu pake linux jadi males, bisnya mereka mikir linux pasti susah..Padahal kalu familiar kan gak...

Tapi ada bagusnya juga dengan meniru tampilan windows itu, sehingga kalu ada pelanggan yang nanya ama op :

Pelanggan : kog keren yach osnya.Pake OS Windows apa mas???

OP : Wah bukan windows pak,bu,mas,om,tante.Tapi kami pake os linux..

Pelanggan: Wah, bagus juga ya. Ternyata linux juga mudah dan bagus sekali.

OP: Iya pak, memang sangat bagus...Dan sangat menarik..

Pelanggan: Saya jadi tertarik ingin mencoba linux..Mulai hari ini saya akan cari info tentang linux...

OP: silahkan untuk infonya pak, buka saja web di http://linux.or.id..

Pelanggan: Terima kasih..

Nach, kalu begitu kan otomatis juga akan membantu dengan yang namanya perkembangan linux, jadi akan semakin banyak orang yang make linux karena udah bosan ama windows bajakn...hehehehhe...

Sekian dari saya...Maap kalu agak panjang...

Salam Hangat

Fahrizal260288

GITU AJA KOK REPOT

Kalo Tampilannya mirip belum tentu mbajak, buktinya tv banyak yang mirip.
gitu aja kok repot

Chayoo...chayoo...LinuX

Iya,,,aku juga neh,,,mau lebih pelajarin LINUX lebih dalam lagi dan lagi...
Coz sangat banyak,,banget rahasia di balik LINUX,,yang banyak tidak kita ketahuii..
Coz juga Rahasianya,,pasti MAKKK..YUUSSS,,,,N AJIIIII..iiiiPPp!!!

Yang Penting,,tetep

Semangat,,,yah..
Chayoo..chayoo...:)
<=== Jadikan Dirimu Se-Kreatif Mungkin ===>

bos punya sofware buat

bos punya sofware buat partisi ext3 ndak..????
bagi dong... kalo harus bayar gak apa kok..
soalnya..aku juga sangat ingin belajar lunux...
tolong ya.....plss

Pak, mas, mbak OP warnet

Pak, mas, mbak OP warnet, aku punya masalah nih, ada kerjaan kantor pakai excell mau aku kirim ke kantor di jakarta, nah ternyata waktu mau aku kirim tadi sempat aku check pakai openoffice kok isi, hasil dan rumus2 nya bisa berubah semua ya? jadi kacau ini....gmn ya?
>>Para Linuxer pusing. >> Wah, nggak tau Bu, biasanya normal2 saja kalau rumusnya sedikit dan nggak njlimet kayak itu.. lagipula saya sudah lama pakai linux tapi hanya ngoprek dan remastering saja nggak pernah otak atik openoffice kok Bu
Nah Looo.

valid by me

Lumayan tuh buat kamuplase,

Lumayan tuh buat kamuplase, jadi seolah-olah kita pake window Vista, jadi ngak ada yang nyanka kita pake Linux, siapa tahu ada yang bernasip seperti saya yang make linux dikantor, yang lain semua meke XP bajakan. Linux saya malah dituduh tukang sedot bandwidth, setelah saya selidiki ternyata itu akal-akalannya IT oncall di kantor saya yang ternyata ngak melek Linux (kacian deh) dia ngerti nya ama window NT untuk jaringan and WinXP, (Linux phobi kale atau takut kurang oder maklum kalo ada virus dia selalu dipanggil). Terpaksa deh KDE PCLinuxOS saya kamupelase dengan tampilan winXP, Emulator WINE dan dengan terpaksa saya bikin dualboot.