Mitos #1: Linux dan Free-Softwares sulit dipelajari
Alasan yang sering diberikan oleh orang yang tidak mau menggunakan Free-Software: "Program-programnya sulit dipelajari!". Sungguhkah?
Saat itu masih bayi, berjalan mungkin adalah hal yang paling sulit untuk dilakukan. Jatuh, bangun, jatuh, bangun. Kini, saat dewasa, siapa yang pernah ingat saat dia belajar berjalan? Berjalan sudah menjadi hal yang 'alami'.
Nah, saat ini, apakah kemampuan belajar kita menurun? Banyak buku psikologi modern menjawab: Sama sekali tidak! Hanya saja, orang dewasa sering kehilangan motivasi, kegembiraan dan semangat untuk mempelajari hal baru. Jatuh bangun dan kegagalan adalah hal biasa dalam belajar.
Sama dengan mempelajari Linux atau Free Software. Kita pasti mampu menguasai aplikasi itu apabila kita semakin sering menggunakannya, melatihnya. Kita akan mampu menguasainya apabila kita meluangkan waktu untuk mempelajarinya.
Lalu kapan kita punya waktu belajar menggunakan Free Software? Kita akan punya waktu mempelajari ketrampilan baru apabila kita memerlukannya. Saya ingat saat saya kuliah ada teman saya yang berasal dari kota kecil di Sumatra. Saat itu, dia belum pernah sekalipun menggunakan komputer. Pakai Windows bingung, pakai Word bingung, pakai Excel bingung. Namun karena ada 'paksaan' untuk menggunakan program-program tersebut untuk menyelesaikan tugas-tugas kuliah, dia belajar keras. Dan sukses!
Nah, saat ini apakah kita perlu 'dipaksa' untuk mau belajar menggunakan Free-Sofware? Ok, BSA go with your program: Tangkapi pengguna sofware ilegal! Buat institusi pendidikan sekalian: pakai Linux dan Free Software untuk program belajar-mengajar!
Jika kita bisa belajar menggunakan Windows dan aplikasi-aplikasinya, maka kita pun bisa belajar menggunakan Linux dan aplikasi-aplikasinya. Pakai Linux, siapa takut?
Comments
SETUJU BANGETTTTTTTTTTT
HIDUP LINUX TERUSLAH FREE OPEN SOURCE, LINUX IS THE BEST iya daripada kena sweeping lebih baik pindah linux aj deh drpada nanti kena sweeping harus bayar 50 J mana tahan boooo.............klo kayak gtu lebih baik bawa ja tuh komputer semuanya aj biar ga harus bayar 50 J mana komputernya juga klo dibawa ga ada 50 J
JADIKAN INDONESIA KIBLATNYA LINUX DUNIA
OK kita juga lagi mencoba satu komputer dulu untuk belajar, setelah lancar WROOOOOOAAAAAAAAA semua komputer disini BERUBAH!!!!! ayo ayo jangan malu-malu pokonamah LINUX.
huhuhuhuh...asyik nih jadinya
huhuhuhuh...asyik nih jadinya saya jadi ingin pake linux juga habis udah gatel nih tangan...o..ya tolong kalo dah bisa linux,itu game online biar bisa jalan donk ...katanya make linux kagak bisa main game online hiks....pokoke aku dukung lah...
Semangat
Senang sekali membaca semangat rekan-rekan sekalian. Memang kita perlu semangat itu untuk menjadi lebih baik. Perangkat lunak sumber terbuka (open source) sebenarnya mempunyai nilai lebih untuk pembelajaran komputer karena kode sumbernya bisa kita lihat dan modifikasi. Namun sayangnya dunia pendidikan kita sebagian besar masih berorientasi ke produk-produk Microsoft semata.
Saya yakin suatu saat kelak kiblat akan berubah dan perangkat lunak sumber terbuka tidak lagi dijadikan pilihan alternatif namun dijadikan pilihan utama.
--------------------------------------
http://rachmadi.blogspot.com/