Awal november lalu baru upgrade ke Core 2 Duo e6300 + mobo gigabyte ga-965p-ds3, selesai merakit saya cukup pede debian amd64 dari komputer sebelumnya masih berfungsi, ternyata.... harddisk ide yang berisi lilo sebelumnya /dev/hda berubah jadi /dev/hde...
Ok, been there, saya ambil live cd ubuntu 6.06 amd64, reboot... kernel panic, ganti ubuntu 6.06 x86, reboot... kernel panic lagi....setelah beberapa kali gonta-ganti kernel parameter & reboot, nyerah deh, langsung burn iso kubuntu 6.10, reboot dan.....berhasil, saya pindahkan lilo dari hd ide yang menjadi primary hd selama 4 tahun ke hd sata (memang install debian amd64nya di sini) sekalian compile ulang kernel menyesuaikan dengan hardware baru (tambah SMP & multicore support). Dan komputer baru pun siap pakai tanpa install ulang. Padahal kalau sebelumnya lilo saya pindahkan ke hd sata, tidak akan reboot berkali-kali gonta-ganti live cd.
Setelah running, ternyata ada beberapa masalah DVD suka error apalagi kalau copy file besar dari DVD, dan satu lagi hardware sensor motherboard tidak dikenal. Tapi beberapa hari yang lalu upgrade kernel 2.6.19, driver JMicron saya ganti ke yang libata
(jadi hd & dvd-rw ide dianggap scsi) dan tak ada masalah lagi dengan DVD. Sensor hardware juga sudah dikenal tapi lm-sensors tidak menampilkan apa-apa (biasanya menampilkan suhu cpu,chipset & hd juga tegangan2 di mainboard).
MPlayer saya compile ulang ketika versi 1.0rc1 dirilis, gcc 4.1 yang dipakai mengoptimize core 2 duo sebagai nocona (intel xeon yang em64t), sayang decodingnya masih single thread performance improvementnya tidak dramatis, setidaknya dapat memainkan movie h264 resolusi HDTV plus filtering dengan cpu usage hanya 10-15%.
OK, selanjutnya weekend ini mau coba kemampuan hardware assisted virtualization core 2 duo..
Recent comments
3 days 23 hours ago
4 days 1 hour ago
4 days 16 hours ago
4 days 16 hours ago
4 days 16 hours ago
4 days 16 hours ago
4 days 17 hours ago
4 days 17 hours ago
4 days 21 hours ago
5 days 4 hours ago