Linux vs Windows

Banyak orang yang diajak migrasi ke OS Linux rata2 mengajukan pertanyaan seperti ini,
Apakah dengan linuk bisa :

1. Auto detect hardware (printer, webcam, flashdisk dll)
2. Jalanin/install software dengan extention .exe
3. Tampilan taskbar dan desktop seperti Windows

Kalo ada yang tau Distro apa yang lebih mudah digunakan khusunya bagi pemula dan mirip dengan Windows dalam hal tersebut di atas.
Mungkin kalo ada bisa memudahkan seseorang yang terlanjur fanatik pake Microsoft Windows untuk migrasi ke Linux.
Ditempatku ada hardware namanya Fargo (semacam printer untuk buat kartu kredit/name tag) apakah bisa dijalanin pada OS Linux juga ?

Wassalam
a1doe

Comments

Comment viewing options

Select your preferred way to display the comments and click "Save settings" to activate your changes.

beda emang.

Jadi begini, emang sech nggak sepenuhnya apa yg kita lakukan diwindus tidak bisa dilakukan diLinux, itulah yg namanya perbedaan. Berkenalan dengan linux mo tdk mo kita hrs merasakan perbedaan ini.
1. Sudah banyak kok distro2 yg mampu kenal HW dengan baek. Seperti SuSE, Mandriva. Dan pastinya ada support dari tiap2 distro untuk masalah ini.
2. yg ini syukurnya masih ada beberapa yg bisa. Dengan Tool Wine, aplikasi2 .exe mampu running dilinux.
3. Klo urusan Desktop, Linux lah ahlinya. Kebanyakan user senang Linux pada pandangan pertama [desktop]. Dan Linux pun punya banyak desktop lho...... jangan salah.
Jadi kpan nech yakin mo berhenti pakai bajakan dan beralih keLinux ???
hayo.... kapan.... :))

Re; Linux vs Windows

Pengalaman gue pake linux itu susah. Mendingan tetep pake windows. Segalanya mudah. Kita serasa di-ninabobokan-kan oleh windows. Office-nya mudah. WIndowsnya juga mudah. Multimedia? Mau muter jenis film apa saja bisa (hampir). Dengerin musik? Hampir semua tipe file musik bisa di install. Game? Rasanya tak ada game yg tidak bisa dijalankan di windowsnya om bill.

Jadi ngapain mesti ngabisin waktu ngoprek didepan komputer mempelajari linux? Ngapain ngabisin waktu berjam-jam cuma untuk mempelajari openoffice yg memang sudah mirip windows tapi tidak tetep aja bukan ms.office yg pasti banyak bedanya.

So...kalau mau enak silahkan tetep di windows.

Pesenku satu; kalau sampean sebagai IT di perusahaan. Dan windows yg digunakan di perusahaan itu masih windows bajakan, hati-hati. Sekarang PAK POLISI SERING MENGADAKAN RAZIA SOFWARE BAJAKAN. Aku sering melihat beritanya di tv dan di www.detik.com. Kalau udah razia dan kedapatan pake os bajakan komputer yg pake os bajakan disita (sebagai barang bukt), bos perusahaan ybs juga diciduk, dan juga IT-nya (kurang lebih itu yg aku dengar).

Terahir, awal december kemarin, aku "MENERIMA SURAT CINTA" dari kepolisian republik Indesia yg ditandatangai oleh...gak tahu lupa. Lembar belakang surat berwarna hitam dengan tulisan ditulis dgn hurup kapital warna putih kurang lebih bunyinya 'HIMBAUAN PENGGUNAAN SOFTWARE LEGAL'. Di sebelah tulisan terebut ada gambar tangan diborgol. Setelah baca di detik.com emang ternyata bukan kantorku aja yg menerima surat itu tapi banyak. Mungkin ratusan kantor di jkt.

Okeh...sekarang tinggal pilih; pake windows yg user friendly atau pake linux yg susah yg akan memaksa kita untuk belajar lagi. Belajar cara bikin file server, belajar bikin pdc, belajar install printer, belajar install program, belajar install LAN (kalau eternetnya tidak autodetect), belajar bikin fax server, belajar database baru (mysql, php, apache) dan seterusnya.

Pertanyaannya, kalau kita pilih linux, bisakah kita "hidup" tanpa microsoft office, tanpa ms outlook, tanpa foxpro, tanpa ms access, tanpa potoshop, tanpa adobe ilustrator, tanpa windows media player?

Bisakah kita "hidup" dengan openoffice, dengan nautilus, dengan firefox, dengan thunderbird, dengan evolution, dengan gimp, dengan krita, dengan NFS (network file system), dengan samba, sengan ssh, dengan abiword, dengan gnumerik, dan dengan program linux laiinya.

Okeh sodaraku. Selamat memilih. Semua ada di tangan anda. Dan setiap pilihan ada konsekwensinya sendiri-sendiri.

Re; Linux vs Windows

Wah komentar anda bikin saya bingung nih, kayaknya pertanyaan saya simpel kok jawabannya jadi berbelit2 gitu dan sepertinya anda yakin kalo saya seperti yg anda kutip"Pesenku satu; kalau sampean sebagai IT di perusahaan. Dan windows yg digunakan di perusahaan itu masih windows bajakan,hati-hati. Sekarang PAK POLISI SERING MENGADAKAN RAZIA SOFWARE BAJAKAN".
Setahu saya kantor saya kalo beli komputer selalu yang buildup kalo nggak HP ato IBM selama ini gak pernah beli yang ngerakit sendiri (part by part) dan di casing PC biasanya masih tertera serial number produknya, trus harus telp ke Microsoft Centre tuk di aktifkan. Dan satu tambahan bahwa kantor saya adalah kantor Pemerintah. Masalah yang saya kemukakan adalah begaimana supaya "Linux bisa lebih memasyarakat" dan orang mau migrasi dari non-open source ke open source karena suka bukan karena terpaksa.
Oke sodaraku .....

Re; Linux vs Windows

Nah..ini aku minta maaf juga kalau tulisanku ada kesan 'menuduh'. Padahal sama sekali aku tidak ada niatan ke arah situh. Sory.

KEdua aku ucapkan selamat karena anda bekerja di linkungan windows yg legal. Jadi tidak dihantui razia pak polisi.

Ketiga..aku sih ngiri saja sama lingkungan mas yg sudah pake windows asli. Seandainya kantor gue pake windows yg asli dan bukan pake linux. Aku kan gak perlu sering pulang malem untuk ngoperk linux.

Terahir mengenai penyadaran orang agar pake linux. Menurutku sih biar mereka yg suruh milih aja. Dan jelaskan juga konsekwensi dari pilihan-pilihan tsb. Pilih linux konsekwensinya ini. Pilih windows asli konsekwensinya ini, pilih windows bajakan konsekwensinya ini.

Re; Linux vs Windows

Atas saya

Kemudahan itu tergantung dari si User, pengguna Mac nganggap Windows gak Simple terlalu Eksklusif alias bikin susah pengguna Mac, pengguna Windows kalau make Mac pasti ngomongnya: kok beda iconnya? mana explorernya? kok start menunya diatas? kok gak ada AntiVirusnya?. Nah kalau pengguna Linux beda banget, Pengguna Linux selalu menganggap perbedaan adalah "HAL YANG WAJAR", karena emang mereka tahu Sistem Operasi itu gak semua 1 alias tidak semuanya sama tapi beranekaragam tapi tetep saja memiliki 1 tujuan yang sama, seorang linuxer bisa berpikir demikian karena adanya Distro yang beranekaragam.

Kalau saya pikir kemudahan itu adalah hal yang terakhir itu seeh tergantung si user yang nanggapin, yang penting
apakah OS itu memiliki aplikasi yang cukup memenuhi atau tidak?
Bebas Virus dan memiliki sistem keamanan yang baik atau tidak?
Hemat budget?

Bisa diketahuikan jawabn dari pertanyaan diatas?
Sekedar pengguna perkantoran hanya untuk ngetik dan ngisi2 database tentu bisa pake Linux, masalah kemudahana itu tergentung user yang nanggapi,
kalau nge-grafis kenapa gak pilih Mac???? Bebas Virus dan ditujukan baik untuk Grafis bahkan Photoshop bisa support buat RAM 4 Gb , untuk Windows belum bisa...

Dari durahman
"Okeh...sekarang tinggal pilih; pake windows yg user friendly atau pake linux yg susah yg akan memaksa kita untuk belajar lagi. Belajar cara bikin file server, belajar bikin pdc, belajar install printer, belajar install program, belajar install LAN (kalau eternetnya tidak autodetect), belajar bikin fax server, belajar database baru (mysql, php, apache) dan seterusnya."
Tanggapan Anda aneh dimana-mana nginstal LAN juga sama, nginstall ethernet kan udah disupport sama vendornya. Semuanya pengaturan diatas kan sama disetiap OS, ngintall printer minimal perlu drivernya trus tinggal ikutin wizardnya ajah....
Anda mengatakan "belajar database baru", bukankah program2 tersebut sifatnya Cross Platform, so konfigurasinya sama ajah dunk lagipula bisa juga dipakai di Windows.
Saya pernah diberi tahu oleh Ahli TI ditempat saya "kalau lo udah make produk dari ** lo bakal susah pindah ke yang lain, karena emang mereka selalu gak mau bersifat universal(red: Cross Platform)"

KPLI Serang
SMAN 1 Serang
Yanuar A.R.
kelas X-9

Re; Linux vs Windows

lord_kimm pada waktu Fri, 2006-12-29 00:14.bilang gini;
anggapan Anda aneh dimana-mana nginstal LAN juga sama, nginstall ethernet kan udah disupport sama vendornya. Semuanya pengaturan diatas kan sama disetiap OS, ngintall printer minimal perlu drivernya trus tinggal ikutin wizardnya ajah....
Anda mengatakan "belajar database baru", bukankah program2 tersebut sifatnya Cross Platform, so konfigurasinya sama ajah dunk lagipula bisa juga dipakai di Windows.

tanggapa gue;
============
SOry men kalau pendapat gue rada-rada aneh. Maklum gue masih biginner .

Tulisanku sebelumnya sebenarnyasih lebih cenderung ke arah curhat saat migrasi dari windows ke linux. Curhat bagimana capeknya aku sedikit-sedikit ditelpon orang bagaimana caranya ngeprint, bagaimana cara seting halaman, bagaimana bikin header dan footer, bagaimana kirim email, bagaimana...dan bagaimana. CUrhat bagaimana orang-orang pada ngomelin gue yg katanya openoffice susah, linux susah dst. Sakit ati, jelas. Gue juga manusia. Tapi rame-rame seperti itu hanya berlangusng sekitar 2 minggu saja. Selanjutnya mereka sudah pada terbiasa dgn linux.

Mengenai pendapatku yg dianggap aneh ini tanggapannku;
1. Install lan. Maksud aku sih menginstall bagaimana agar komputer client bisa konek ke server. Kalau di windows xp pake join domain sementara kalau di linux gak pelu ngelakuin apa-apa. Tinggal (ubuntu) masuk ka [places--conect to windows share dst]. Nah..disitulah maksudnya beda. Kalau yg ini gak susah belajarnya.

2. Install ethernet card. Kalau di windows autodetect. Kalau gak autodetect kan ada drivernya. Nah...kalau di linux auto detect juga. Cuman kadang-kadang untuk ethernetcard yg lawas linux gak mau detect. Nah...kemaren waktu nginstall dlik pe220 dan 3com yg slot isa pusing baget. Sudah coba aduk-aduk google gak ketemu caranya. Ahirnya pas detik-detik terahir ketemu juga. Padahal udah hampir mau beli ethernetcard yg baru tuh supaya jalan di linux.

3. Belajar database baru. Maksud ane...kalau di office kan kita bekerja dengan ms.access, visual foxpro. Nah...kalau di linux? Kita bisa belajar openoffice base atau mysql+php cuman ya itu kita harus belajar lagi. Dua program terahir yg saya sebutkan beda banget dgn dua program sebelumnya.

Okeh, trims tanggapannya.

RE: Linux vs Windows

salam,

sekarang ini, bajakan dan tidak itu bukan hanya terjadi di dunia Windows .. di dunia *nix (Linux) itupun terjadi. walaupun nilai-nya tidak setinggi di dunia windows. ada 1 hal yang dari dulu yg membuat saya sangat membenci dunia windows, yaitu kata semacam ini "Contact Your Vendor". kenapa harus contact vendor, kenapa harus contact vendor !! .. apa qt tidak bisa mengatasi masalah (jika os terjadi masalah) sendiri. terus terang sebelum saya kenal linux, yg saya tahu komputer itu cuma klak-klik2 aja. baru setelah gw kenal linux .. rupa-nya qt bisa bikin OS sendiri ya (walaupun ndak sehebat windows) .. hi3x.

jadi inti-nya, saya dapat lebih mengenal komputer secara dalam di dunia linux, thanks linus trovalds .. komputer, os itu semua-nya sama, yg membedakan adalah teknik2 pembuatan, cara berjalan-nya, cara dia berfikir dll. jd klu anda benar2 ingin mengetahui dunia digital ini .. silahkan rasakan linux dan os/project2 opensource yg lain-nya dan selamat berjuang ..

Bagi dong surat cinta dari Polisinya.

Eh yang dapat surat cinta dari POLRI tentang software bajakan bagi-bagi dong ke gw. Gw mo forwardkan ke bos gw yang rada keukeuh pake software bajakan.

Tolong kirim ke email gw yach tuxkeren[at]yahoo.com
Trims sebelumnya.

cik atuh yang dewasa kalian teh...!

Menurut saya mah, orang pake Windows teh karena Windows bisa didapat "gratis" walau dengan cara yang haram (ilegal, bajak, di-crack). Saya yakin kalau Windows ga segampang itu didapat, orang-orang yang membangga-banggakan Windows pun akan memble.

Aplikasi-aplikasi dan game di Windows itu juga gampang didapat karena cracknya bertaburan dimana-mana. Alias, instalasi Windows dan aplikasi dengan crack, bukan free software, itu berarti produk haram sama haramnya dengan babi. Dan, outputnya pun haram.

Kalau anda menggunakan Windows bukan beli lisensi sendiri, atau komputer anda pake Windows yang CDnya didapet dari emperan seharga 10 rebu perak---atau CorelDraw, Office, Photoshop, Antivirusnya didapat dari CD kompilasi di lapak-lapak yang siap lari---berarti skripsi, laporan mingguan, serta HolyQuran/HolyBible (bajakan pula) adalah haram karena mempunyai unsur yang berasal dari barang haram.

Sekarang mah, kalau memang yang pengen pake Windows ya ga masalah, toh juga gampang dapetnya. Yaa...tutup mata aja deh sama crack and piracy. Fuck with Bill Gates, yang dibangga2in Bung Durahman itu, karena dia juga penghisap. Harga Windows selangit, alias memberi peluang kepada orang sehingga menggunakan produk cracked. It's okay, pakelah Windows, jangan maksain diri ke Linux kalo itu jadi masalah buat sikap pragmatis anda.

Kalo memang pengen coba pake Linux, ya pake lah, toh juga para pemakai linux punya alasan tersendiri, baik itu idealis atau karena taat agama (inget loh, setiap software itu ada EULA alias perjanjian antara pencipta dan pengguna. nah kalo melanggar janji n curang itu bukankah melawan ajaran agama?).

Kalau saya pribadi sih pake IGOS. Jujur ya, bukan idealis, bukan boong. Saya terharu dan merasa bangga dengan produk bangsa kita sendiri, diolah dengan tangan2 teman2 programmer kita yang berbahasa sama dengan kita, bahkan mereka sudah berusaha berkarya untuk bangsa ini. Saya juga menghargai usaha mereka.

Saya pikir, bangsa kita memang kalau jauh dengan bangsa Iran. Kita kekurangan idealisme, terlalu pragmatis. Di Iran bahkan ada "Computer Science Center" yang merupakan lembaga resmi pemerintah untuk menggalakkan software buatan anak2 Iran sendiri. Nah, kita?? Kita selalu bangga dengan kecanggihan "pinjaman". Saya pribadi hanya bisa malu dalam hati. Kalau berbicara, disangka idealis, bodoh, tolol.

Sekarang, 1 CD IGOS Nusantara saja udah cukup komplet buat saya. Word, Excel, Powerpoint, Microsoft Project, Money, Yahoo Messenger, Firefox, Winamp, Windows Media Player, Nero, Windows Explorer, Photoshop, Acrobat Reader, Video Conference, hingga CD Ripper semuanya udah ada tersedia dalam versi Linuxnya dan siap pakai.

Jangan perfeksionis lah. Memang tidak "sekelas" dengan "versi Windowsnya". Tapi, kita juga ga sampai mati kutu n ga bisa kerja dengan "replacement" itu. Saya malah bangga memakainya. Kadang tersenyum sendiri ketika desktopnya IGOS muncul n harddisk mulai diam... Eng ing eng... lucu memang, tapi ada senyum bangga dalam benak saya. Indah sekali... benar2 hasil anak bangsa.

Hidup para programmer Indonesia! Semoga kalian dirahmati Allah. Teruslah berkarya hingga masyarakat benar-benar "yakin" bahwa kalian telah "mengalahkan" Bill Gates.

terharu ...

Hiks... terharu saya membaca tulisan bung adam. memang benar bung... dari "seorang pakar linux" (red: baca "juragannya info linux") pernah berujar pada saya, kalau kita mempelajari windows kita akan mencapai level steady state (bottle neck) dimana kita kehabisan maenan untuk dieksplore. Beda halnya dengan linux yang selalu ada aja teknologi baru untuk di eksplore.

teringat ketika dulu memberikan pelatihan linux untuk pemula, padahal saya juga waktu itu pemula :P, belajar menggunakan desktop, eksplore nautilus (.... masa masa indah ya mbak yuki, mbak teni + miswa, jay, mas ardo, nando... ada kali gak tidur nyenyak seminggu bikin modul :D )... hingga saat ini pun saya masih merasa pemula terus... hehehehhe......

IGOS... hmmm... karya anak bangsa... :) hanya dengan 300 rebu kita bisa mendapatkan paket lenglap CMIIW, tapi saya masih courius, mengapa TIM IGOS pake star office sehingga paketnya ga bisa benar2 bebas biaya (catatan : star office ada biaya untuk mesin java nya CMIIW lagiii :P ). kenapa gak pake open office aja atau yang lain. Kayaknya itu sudah merupakan hasil pencerahan mereka mengapa menggunakan itu dan mengapa menggunakan ini.

USUL ....
bung adam, bagaimana kalau kita buat treat baru di forum yang KHUSUS membuat wacana pembuatan distro baru.. sehingga teman2 bisa eksplore mana software2 recomended yang OUTPUT terakhirnya bisa digunakan sebagai wacana bagi para IT-ers yang mau mengkostumize kebutuhan aplikasi di instansinya masing2 dengan linux melalui paket buatan mereka sendiri (bila perlu) .

saya tunggu pendapat dan tanggapan anda.

_ vanozky _

1 ju kang Adam... Kalo

1 ju kang Adam...
Kalo berbangga akan Windoze yang original dan punya COA label dan bisa beli aplikasi kayak Corel, Adobe, MapInfo, ESRI, Office 2007, Antivirus dari kocek sendiri baru boleh bicara sampe jebleh tuh bibir dan muncrat sana-sini (Sabarahaeun tah....???)

Saya yang berperan sebagai support kelas kacang di kantor, 100% ya 100% yang bisa nyelamatin data di PC windoze cuman Linux.. Saat Windoze rontok karena brontok... Linux berperan buat nyelametin data.

linux lebih unggul dari windows tapi ?

Linux menurut saya jauh lebih unggul dari windows, ya gratis, ya bisa di kustom sesuka udel sendiri, dll.

tapi sayang open office belom bisa menandingi ms.office terutama spreadsheet-nya. kalo star office belom pernah coba.

ini yang membuat pecah kapala,

Kalo gak salah baca justru

Kalo gak salah baca justru ms.office terutama spreadsheetnya punya bug serius.....

Yang bikin pecah kepala karena kita baru saja mengenalinya... ibarat biasa di jakarta lantas pindah ke surabaya yang belum pernah dikunjungi... pecah deh isi dompet.....

bisa-bisa aja kok :D

=>Apakah dengan linuk bisa :

1. Auto detect hardware (printer, webcam, flashdisk dll)
2. Jalanin/install software dengan extention .exe
3. Tampilan taskbar dan desktop seperti Windows
kalo g yang ditanya, jawabannya cuma satu => BISA :d

=>Kalo ada yang tau Distro apa yang lebih mudah digunakan khusunya bagi pemula dan mirip dengan Windows dalam hal tersebut di atas.
coba PCLinuxOS aja, ni distro yang paling cepat naik popularitasnya di distrowatch.com n kalo ada temen g yang baru mau belajar linux, g kasih 1 cd distro PCLinuxOS + 1 cd K/Ubuntu (yg dikirim dari Belanda sbg bonus n kenang"an :d )

=>Ditempatku ada hardware namanya Fargo (semacam printer untuk buat kartu kredit/name tag) apakah bisa dijalanin pada OS Linux juga ?
kalo yg ini g cuma bisa bilang ...

You'll never know until you tried

KeroppiX

1000 tahun lagi baru sebanding

tampaknya upaya linux untuk menandingi ga' bisa terwujud selama linux terpisah-pisah ga' bersatu. berbagai macam distro yang ada dilinux sangat menyulitkan vendor hardware dan software, vendor pasti capek klo harus menyediakan untuk masing-masing distro.
Penilian saya tentang windows vs linux
1. perbandingan keamanan antara windows dengan linux mungkin 1 banding 5 . tapi windows sebenarnya aman klo orang sudah memiliki pengetahuan yang cukup bagus tentang komputer, misalnya dengan adanya deep freeze yang membuat sistem tidak mungkin kena virus dan berbagai tool lain yang sangat efektif.
2. Masalah kemudahan mungkin 1000 banding 1. diwindows semuanya serba gampang. dan ingat bung, pengguna akhir (end user) sebagian besar bukan computerist tetapi hanya membutuhkan aplikasi yang mudah dengan pertimbangan efektifitas dan efisiensi . linux masih jauh dari itu....nginstall aja bisa makan waktu berhari (gara-gara dependency dan berbagai masalah lainnya)...BUKAIN INI YANG DIBUTUHKAN END USER...sebagian besar end user bukanlah orang yang ingin tau dan ingin pintar tentang komputer tetapi, mereka ingin kemudahan dan kemudahan inilah yang tidak ada di linux.
3. KOmpatibilatas hardware.....100 banding 1......hal ini terkait dengan banyaknya distro dan kurangnya pengguna yang memakai linux sebagaimana dipaparkan pada point 2.. BUAT APA BIKIN DRIVER BUAT LINUX KLO YANG PAKE JUGA SANGAT SEDIKIT
4. Sejuta hal lain lagi yang menjadi PR buat linux........

Halooooo! Ah... masa'

Halooooo!
Ah... masa' seeh?
Iya gitu?

Nginstal linux berhari-hari.... Masak seeh? Apa iya? Ini tahun berapa ya? nggak ngerti? Baca lagi info tenteng linux... mungkin apa yang ada di kepala anda out of date.....

Perasaan HP Compaq nw9440 ku installnya cuman 30 menit itu pun sudah dapet WiFinya...

Linux ma Windows itu beda jauh gak bisa dibandingin.... Linux gak sebanding dengan Windows. Bukannya Windows Jelek atau Linux itu bagus... karena saya pake dua-duanya

Masing-masing punya joy n' fun nya masing2... janganlah melempar opini-opini yang menyudutkan salah satu yang membuat fun orang jadi berubah moodnya....

Apa yang saya dapat di linux freedom, infinity, unity itu gak didapet di Windoze.... KaDANG meski di windoze serba mudah dan support tersedia tapi nggak membuat suatu kepuasan seperti di linux.

Di windows tiap hari harus berpikir dan berusaha mengamankan windows... Kalau bagi geek security cuman omong kosong.. lalu bayangkan berpuluh2 pemakai windoze yang dummy mengeluh tiap hari dengan kejadian yang sama....

Sementara pengguna Linux mengeluh sekali mengajarkan berkali-kali...

So... jangan ikut-ikutan Black Campaign dari perusahaan extra kapitalis atas kerja keras komunitas yang punya fun, freedom, infinity dan unity sendiri....

Ah, Linux sulit?? Wah,

Ah, Linux sulit?? Wah, mungkin lu hrs belajar utk membiasakan diri menggunakan Linux. Keponakan saya yg umur 7 tahun aja bisa koq pakai Linux walaupun hanya sekedar bermain game dan menggambar. Linux itu ditujukan bukan utk orang2 yg pintar dan jago komputer, tetapi Linux ditujukan utk mereka yg mau belajar. If that's so, you wrong man. And one thing u should know "Knowledge Is The Power" and this slogan I found on Linux. The spirit of sharing the knowledge...

LINUX SUSAH??GA JUGA

LINUX SUSAH??GA JUGA TUH..
seandainya dari awal kita dijejelin linux kita akan mengatakan bahwa windows ga nyaman.itu tergantung kebiasaan dan keinginan orang untuk belajar. saya juga pernah alami hal itu,awalnya saya pake windows 3.11 sampai windows 95.kemudian linux mulai berkembang dan yang perlu diketahui saya seorang END USER yang tidak tau banyak tentang komputer.namun saat saya belajar install linux ternyata linux membuat saya menjadi lebih pintar.linux awal,deteksi hardwarenya sulit.jadi harus setting manual.tapi karena itu saya tau hardware.saat menggunakan linux pertama kali adalah linux slakware yang awalnya saya kesulitan menginstallnya karena harus pake command line.setelah saya coba pelajari berhasil juga installnya dan ga perlu berhari-hari tuh..
saya pake windows dan linux.pengalaman menggunakan linux dimana saat ini telah berkembang pesat.bahkan desktop windows bukan apa-apa dibandingkan dengan linux.windows vista menyatakan bahwa desktopnya bisa flip 3D tapi linux tampil dengan tampilan yang lebih luar biasa,linux membuat desktop bisa berputar 3D seperti halnya sebuah kubus.PERNAH COBA????...
Jadi tergantung orangnya sendiri.kalo memang banyak buat main-main ya pake windows aja krn gamenya banyak.saya jarang main game,sedangkan kalo buat server saya pake linux.itu salah alasan kenapa saya pake linux krn saat saya pake windows saya banyak mengalami crash sedangkan saya saat pake linux hal itu jarang mengalami hal seperti itu.bahkan saya pernah membuat server dengan hardware pentium I,dan jalannya lancar aja.saat coba pake windows 2000 server,hardware saya teriak..alias ga sanggup.
terus jika pake windows saya harus masuk ke lingkungan GUI,baru bisa setting configurasi dengan cara klak klik klak klik itu dan kebanyakan wizard..padahal saya ingin tau text configurasinya dalam server itu apa aja.tapi infonya terbatas.kalo linux,cukup masuk ke command line kita udah dapat mengaktifkan server.ga perlu klak klik klak klik. asik kan...
Pendapat ini hanya untuk membuka pikiran kita terhadap OS yang ada.semua kembali kepada orangnya.kalo malas ya pake yang biasa dipake mau mac os,linux ato windows.
Semua sesuaikan kebutuhan dan tujuan system itu sendiri...Selamat mencoba..
"Human Knowledge Belong to The World!...."

Re: Linux vs Windows

Sebelum migrasi ke Linux, coba pertimbangkan dulu :

1. Profesi dan atau perusahaan, bergerak dibidang apa? Pendidikan-Sekolah, Profesional-Komersil, Sukarelawan-Profit atau no-profit.

2. Sistem Operasi dan aplikasi yang sekarang sedang berjalan apakah sudah "nyaman dan aman". Nyaman artinya berjalan tanpa masalah, aman artinya software dibeli resmi bukan bajakan.

3. Selama ini, apakah menggunakan hardware khusus dengan driver dan aplikasi tertentu yang HANYA berjalan di OS tertentu ?

Menurut saya, saat ini, perusahaan bisa memasang Linux di sebuah PCnya:

1. Tidak menggunakan hardware, software khusus yang dibuat produsennya hanya berjalan di OS Windows, misalnya.
2. Para pegawai menghasilkan dokumen2 office. Surat-menyurat, spreadsheet yang sederhana. Linux punya OpenOfficeOrg yang berjalan di Windows dan kompatibel dengan dokumen Microsoft Office 2003 kebawah. Artinya 1 file BISA dibuat, dibuka, diedit oleh MS Office maupun OpenOffice, pake Windows maupun Linux.
3. Tampilan desktop yang berbeda, masalah itu mirip berganti handphone saja.

4. Instalasi OS, memang harus berani mencobanya. Linux Desktop mudah diinstal mirip Windows. Siapkan HDD tak berdata penting, RAM >384Mb, Set BIOS arahkan ke CDROM, restart PC, boot akan otomatis ke CD Linux, tinggal next saja, selesai.
BAHKAN ada versi LIVE CD, bagi yang hendak mencoba menggunakan desktop linux tanpa harus menginstall di HDD. Caranya, dengan HDD yang masih berWindows, siapkan paket CDLinux versi Live, set BIOS ke CDROM, restart PC, biarkan Linux jalan sendiri, tunggu sampai deh ke desktop dan Linux siap digunakan, HATI2 janngan menginstal ketika sudah di dalam desktop Linux. (contoh Edubuntu 7.10)

5. Instalasi Paket lengkap, siapkan CD juga yang lengkap.
6. Instalasi paket lain, Ini mirip menggunakan DOS, siapkan filesumbernya, jalankan perintah maka filesumbernya akan otomatis diextract, ditempatkan, dan diatur. Hasilnya akan muncul shortcut2 di menu desktop.

Sebagai pemula saya memilih:
1. Linux Desktop apapun distronya. Ada aplikasi Office, Multimedia. Misalnya saya coba SuSe, Edubuntu/Ubuntu/Debian.
2. Linux Server, untuk server seperti pengelolaan jaringan dan teknologi internet lainnya.

Yang penting, coba!

Setuju 100% dengan keropix,

You'll never know until you tried!

Jgn ngomong dulu sebelum :
1. Install
2. Pakai (bukan sehari-dua!)
3. Experienced!

Cara bernalar:
1. Jgn menggeneralisir dari pengalaman cupet anda.
2. Jgn mengira-ngira
3. Must be fair.
Lihat dulu dari sisi apa dibandingkan.

"KNOWLEDGE is POWER" is NOT a BULLSHIT thing
==============================
I am Ubuntuer and GNOME Fans, are you?
my blog | perusahaanku | tutorial linux

Yang penting, coba!

Setuju 100% dengan keropix,

You'll never know until you tried!

@cekipalang, cs

Jgn ngomong dulu sebelum :
1. Install
2. Pakai (bukan sehari-dua!)
3. Experienced!

Cara bernalar:
1. Jgn menggeneralisir dari pengalaman cupet anda.
2. Jgn mengira-ngira
3. Must be fair.
Lihat dulu dari sisi apa dibandingkan.

"KNOWLEDGE is POWER" is NOT a BULLSHIT thing
==============================
I am Ubuntuer and GNOME Fans, are you?
my blog | perusahaanku | tutorial linux

Saya baru akan bermigrasi ke

Saya baru akan bermigrasi ke linux, sebelumnya di w*****s saya banya menggunakan aplikasi untuk Project Management seperti (MS-Project, Primavera), Map Software (Global Mapper, ArcGis, MapInfo). Mohon informasinya tentang padanan software tersebut di linux. Untuk distro linux sendiri yang paling populer dari segi tampilan dan performa yang mana?
Terima kasih atas info dan bantuannya

He... Buat project mah sudah

He...
Buat project mah sudah ada di Linux namanya Project Management (GNome), Map Software tinggal pake Quantum GIS (bisa baca MapInfo dan ESRI), GRASS (buat digitasi), Map Server buat tampilan GIS di Web.... Aplikasi vektor Inkscape, Karbon14, Skecil, Buat CAD QCAD.... Buat plotting kayak di Surfer ada tuh namanya SciGrafica... apalagi?

Kalau dari segi Distro meski Ubuntu paling banyak dipake, untuk keperluan di atas coba Fedora (Fedora 9 yang terbaru, Fedora 8 yang masih disupport)

Saya Pake:
Fedora 9 (Desktop)
CentOS 5.1 (Server)

Bismillahir rahmanirr

Bismillahir rahmanirr rahiim...,
Assalamuálaikum...,

Begitu saya log in, niat awal saya adalah mencari tahu tentang cara-cara peng-install -an wine, sebagai sebuah emulator bagi aplikasi yang ada pada Windows.
Pada kolom 'cari' saya ketikkan "wine dan cara install", kemudian tampil kumpulan para milis yang berargumentasi perihal Linux vs Windows, saya coba baca sehalaman pada akhirnya koq seru juga ya, cenderung hangat dan panas (Insya Allah nggak pada emosi), jadi hampir lupa dengan niat semula tadi.

Para milis, ada yang bisa kasih tahu saya?
Sebelum dan sesudahnya, banyak terima kasih.

Wassalam,
Halomoan (lomomza) N. Siagian
lomomza@yahoo.com

1. saya pikir LINUX dan

1. saya pikir LINUX dan Windows diciptakan bukan untuk dibattle, tapi untuk dimanfaatkan utk kemudahan umat manusia, di bidang IT. Masalah dia proprietary atau free/opensource adalah hak para penciptanya.
2. untuk distro dengan spesifikasi internet silahkan coba GOS (Google OS) turunan ubuntu lengkap dengan fitur-fitur google serta google gadget, dan untuk yahoo messenger bisa memakai aplikasi gyachi (saya memakai di pclinuxos 2009.1 versi gnome), sudah lengkap dengan fungsi webcam.
3. untuk wine anda bisa mendownload dan membacanya di buku saya di http://linux.or.id/blog/22931.

Pahami lebih dulu! Kalau sdh

Pahami lebih dulu!

Kalau sdh berniat untuk migrasi, pahami dulu konsep dasarnya. Linux atau Windows, bahkan MacOS semuanya sah-sah aja koq :-D
soal Linux susah atau mudah. Saya bilang relatif. Tergantung niat awal kita. Mau mempelajari atau enggak? Konteksnya adalah dukungan driver di Linux kan? Nah... klo di Linux, itu jadi urusannya kernel. Bedanya, kalo di Windows perangkat Anda tidak dikenali, artinya TAMAT! di Linux nggak begitu, free software bukan berarti gratis! Tapi bebas! Bebas disini maksudnya Anda bebas untuk menjelajahi kode sumber, hingga (dgn asumsi Anda memahami "bahasa mesin") Anda bisa mengcreate sendiri driver untuk perangkat Anda.

Saya sendiri seorang pendatang baru di dunia Linux. Sama seperti kebanyakan orang, pertama memang sangat menyebalkan (sebelumnya maaf ya para Master :-D). Banyak sekali "perbedaan" yang saya rasakan. Tapi secara perlahan saya mulai memahami konsep-konsep yang sangat mendasar di Linux. Dan itu........ luar biasa! Saya justru jadi cinta mati sama Linux.

MUDAH? coba pilh distro Ubuntu 8.10 interpid. Dari proses Instalasi sampai pemakaian sangat mudah. Atau Kubuntu jika Anda terbiasa dengan tampilan Windows. Untuk PC di rumah, silahkan download debian lenny, dengan 5 keping DVD sebagai bundle-nya, rasanya Anda tidak perlu kuatir jika tidak memiliki akses internet, karena seluruh paketnya sudah lengkap ada disana.

Atau....... Anda bisa mengunjungi http://distrowatch.com/ untuk mengetahui '"LAUTAN LINUX"
Pastikan dulu keseharian Anda, kemudian baru tentukan distro Linux-nya. Itu aja koq. Saran saya cuma, kasihanilah generasi penerus, jangan biarkan mereka "Salah Jalan" ketika mulai menapaki dunia Teknologi. Kita wajib mengarahkan mereka ke arah yang benar.
Thanks.

Regards,

Saya Belajar Komputer pakai

Saya Belajar Komputer pakai windows Om, Linux nya susah... saya masih SD sih hehe

Juegos gratis de peleas de

Juegos gratis de peleas de poquemoones Caimans sacrovertebral Job classified Coleus thinness Gokkasten counteragent pancreatectomize

Buy Klonopin lithophone

Buy Klonopin lithophone triptych Buy ambien next day delivery parosmia Stout