Hemat dengan Linux

Perlu dipertimbangkan dan kalau perlu dipertegas penggunaan SO Linux untuk kepentingan sekolah. Hal ini disebabkan betapa hematnya anggaran biaya sekolah khususnya untuk komputer setelah menggunakan linux. Sebuah contoh, (Maaf jika SMK Sukamandi lagi disebut karena disana saya bekerja dan langsung berhadapan dengan fakta penggunaan linux) penerapan Linux di perkantoran menjalar ke Laboratorium Komputer. Untuk menyesuaikan kemajuan aplikasi berbasis Windows diperlukan spesifikasi komputer yang lebih tinggi, sementara anggaran untuk pengadaan komputer baru terbatas. Setelah cari informasi di internet, banyak sekali informasi mengenai teknik jaringan Thin Client atau apalah sebutanya, yang jelas memberikan solusi untuk memanfaatkan komputer lama yang mampu menjalankan aplikasi berbasis Windows terbaru, salah satunya AutoCAD. Dengan teknik client - server (koreksi kalau salah) sesuai panduan yang diberikan, alhamdulillah 20 unit komputer lama dengan spesifikasi dari PII s.d. PIII mampu mengoperasional aplikasi terbaru, salah satunya AutoCAD, berjalan mendekati normal.
Perlu diketahui, server menggunakan Windows XP SP2 dan client menggunakan Pinux 1. Hematnya disini, tanpa membeli perangkat komputer baru, aplikasi diperoleh dengan mendownload (mungkin itu cost pengeluarannya), aplikasi legal berbasis Windows tidak perlu beli lagi, jadi irit sekali.
Hematnya menggunakan Linux terasa oleh pihak sekolah, sehingga sekolah sangat mendukung dengan action plan adanya pelatihan untuk guru dan staff TU untuk pelatihan Linux dalam waktu dekat.
Secara bertahap mungkin totalitas penggunaan Linux di instansi tempat saya kerja akan tercapai.
Pemikiran lainnya adalah wujud ketaatan terhadap UU HAKI.