Baru-baru ini saya kembali mendapatkan CD Ubuntu yang saya pesan dari shipit. Uniknya kali ini Pak Pos yang mengirim tidak meminta sepeser uang sama sekali. Bahkan dia sampai heran dan menanyakan "Biasanya bayar kok kali nggak ya?"
Setelah saya pikir-pikir ternyata kemungkinan terbesarnya adalah karena jumlah pesanan saya yang minim, cuma dua buah. Biasanya saya memang pesan dalam jumlah lumayan banyak. Dan lagipul kali ini saya hanya memesan Ubuntu tanpa Kubuntu. So kesimpulannya pesanlah CD Ubuntu dalam jumlah sedikit agar pihak Pos Indonesia tidak menambah pekerjaan dengan menambah pembungkusan ekstar yang berujung pada penarikan biaya kepada konsumen.
Comments
CD Ubuntu
Tolong doank kirimi Q CD linux Ubuntu ke UIN MALANG, MAhad Sunan Ampel Al- Aly, mabna Ibnu Rusyd lantai 2 kamar 22, tolong dikirimi tak tunggu please???
Nggak juga
Saya 3 kali pesen Ubuntu (masing-masing cuma 1 Ubuntu), ternyata mendapat perlakuan berbeda-beda :
Pesanan pertama = 100% gratis, padahal waktu itu dalam satu paket ada 2 cd, karena live cd dan install cd masih dipisah. Terima Kasih Pak pos. :)
Pesanan kedua = Ubuntu yang isinya cuman 1 cd (karena live dan installernya sudah jadi satu) justru malah ditarik biaya Rp.7000, yaitu bayar "bea lalu bea" Rp.3000 dan biaya "bungkus ulang" Rp.4000, padahal kalau saya lihat bungkusnya sama aja dengan yang pertama. Akupun jadi berpikir "Apanya yang dibungkus ulang ya???".
Pesanan ketiga = Feisty Fawn juga ditarik biaya Rp.7000, bedanya sekarang paketku dimasukkan/dibungkus plastik berlogo 'Pos Indonesia'. Akupun jadi berpikir "Ooo, mungkin ini yang dimaksud bungkus ulang, tapi yang sebelumnya juga bayar kok nggak dibungkus plastik ya???".
Jadi kesimpulanku penarikan biaya bukan pada banyak sedikitnya paket yang dipesan.
nb : klo ada salah2 kata mohon maaf.