Sampai saat ini linux seolah-olah hanya buat pajangan.....buat isi waktu senggang...buat iseng-iseng dsb. belum terlihat adanya kemajuan yang menggembirakan dalam upaya mengembangkan linux. Tampaknya upaya linux untuk menandingi windows ga bisa terwujud selama hal-hal di bawah ini masih saja terjadi dan terjadi:
1. linux terpisah-pisah alias ga' bersatu. berbagai macam distro yang ada dilinux sangat menyulitkan vendor hardware dan software, vendor pasti capek klo harus menyediakan produk mereka untuk masing-masing distro.
2. perbandingan keamanan antara windows dengan linux mungkin 1 banding 5 . tapi windows sebenarnya aman klo orang sudah memiliki pengetahuan yang cukup bagus tentang komputer, misalnya dengan adanya deep freeze yang membuat sistem tidak mungkin kena virus dan berbagai tool lain yang sangat efektif.
3. Masalah kemudahan mungkin 1000 banding 1. diwindows semuanya serba gampang. dan ingat bung, pengguna akhir (end user) sebagian besar bukan computerist tetapi hanya membutuhkan aplikasi yang mudah dengan pertimbangan efektifitas dan efisiensi . linux masih jauh dari itu....nginstall aja bisa makan waktu berhari (gara-gara dependency dan berbagai masalah lainnya)...BUKAIN INI YANG DIBUTUHKAN END USER...sebagian besar end user bukanlah orang yang ingin tau dan ingin pintar tentang komputer tetapi, mereka ingin kemudahan dan kemudahan inilah yang tidak ada di linux.
4. Kompatibilatas hardware.....100 banding 1......hal ini terkait dengan banyaknya distro dan kurangnya pengguna yang memakai linux sebagaimana dipaparkan pada point 1 dan 3.. ..BUAT APA BIKIN DRIVER BUAT LINUX KLO YANG PAKE JUGA SANGAT SEDIKIT...BUANG TENAGA AJA.
4. Sejuta hal lain lagi yang menjadi PR buat linux........
Comments
Linux TIdak tertatih-tatih
Maaf saya memberi sedikit komentar, karena kebetulan tulisan diatas terpajang, sambil mengisi waktu senggang, dan iseng2 membalas tulisan orang lain.
Dibanding >3 tahun lalu, linux sekarang lebih menyenangkan karena beragam distro, plugNplay banyak hardware, banyak aplikasi menjadi semakin disempurnakan, banyak aplikasi baru yang khusus.
Diawal kehadirannya aplikasi2 di linux khusus buat server, sekarang bertambah juga buat desktop, tampak dari paket2nya.
Saya menilai linux TIDAK BISA dibanding2kan:
1. Linux harganya gratis, dikembangkan sukarelawan yang suka iseng2, punya waktu senggang. TENTU tidak bisa dibandingkan dengan Windows maupun Mac, dikembangkan para profesional yang dibayar tinggi, waktunya khusus bekerja untuk pengembangan.
2. Linux dikembangkan di negeri kita Indonesia (saya lupa nama distronya), kalau tidak salah dibiayai DEPKOMINFO, saya bangga.
3. :D
Enggak...!!! linux running with light speed
Siapa bilang linux tertatih... mau bukti ???
coba liat di http://news.netcraft.com/archives/web_server_survey.html software apache yang kebanyakan server OS nya linux mendominasi pasar web server, coba deh masukin salah satu web paling ngetop & paling sibuk, yahoo, google, amazon apa server OS nya, kalo enggak freeBSD ya linux.
Dan lihat lagi site www.top500.com lihat OS liststatistik nya, suprise di sana 90% pake linux...ini tempat highend superkomputer lo...
coba sekarang kita liat barang barang kecil di www.linuxdevices.com disana linux dipake macem macem dari mp3 player, hp, pda, gps, kamera, dvd, router...dan segudang aplikasi lagi.
Coba telnet konsol modem adsl elo, isi nya 90% linux....
Jadi kita pake windows kan cuma di desktop doang, sedangkan bias linux menyusup kemana mana...hmm kenapa enggak banyak publikasi linux ada dimana mana ? karena susah ngitung nya gak ada yang bisa nyetop elo install di 100 pc, 1000pc, 1jt pc... gpp kan
Kurniadi
Tertatih-tatih? ... Bullshit!
@ cekipalang
Siapa bilang Linux tertatih-tatih?
Anda kurang ikut perkembangan aja.
1. Linux terpisah-pisah / banyak distro.
Ini sudah salah. Linux itu sama saja dimana-mana, yg beda tuh desktopnya, package spesial (ciri khas) distro tsb, metode pemaketannya. Esensinya sama (kernel+aplikasi)
2. Keamanan
Linux emang lebih OK dari Windows/MacOS
3. Masalah kemudahan
100% mudah!, anda gak pernah coba aja.
Coba saja, anda pilih dua orang bodo yg belum kenal komputer. Anda kursuskan masing-masing 3 bulan untuk belajar Linux dan Windows. Di akhir kursus, tanya, mana lebih gampang, windows apa linux?.
kebanyakan kita make Windows dari jamannya DOS, sementara yg pakai Linux, baru satu-dua hari. Emang FAIR membandingkan cara begini?
Pernyataan:
"BUKAIN INI YANG DIBUTUHKAN END USER...sebagian besar end user bukanlah orang yang ingin tau dan ingin pintar tentang komputer tetapi, mereka ingin kemudahan"
Sangat merendahkan. Saya yakin, tidak ada satu manusia-pun yg ingin dibodohi terus!
Shiit!
4. Masalah Kompabilitas Hardware.
Saya hanya mau menjawab soal driver itu.
Kenapa vendor males membuat driver untuk Linux? Ini bukan karena banyaknya distro. karena setiap distro pasti menggunakan kernel yang sama.
Dan kernel itulah yang bertanggung jawab me-load driver. Jadi, vendor cukup membuat satu release driver untuk kernel, kemudian distributor yang mempaketkannya (atau memasukkannya sebagai modul dalam kernel), atau kernel developer yang memasukkannya langsung ke kernel.
Mengapa Vendor males buat Driver? Karena masalah lisensi. Vendor tidak mau membuka source kode hardware mereka, inilah yang membuat sulit.
Jika anda tahu enaknya menggunakan printer HP, seperti saya, saya tidak perlu mencari driver lain karena HP sudah menyertakan paket drivernya (phlip, hpijs, dll).
nah, disitulah masalah sebenarnya. Vendor-vendor tidak mau bekerjasama!
Well, ente kurang ilmu dan salah penalaran aja bro!
=========================
Anda kurang ikut perkembangan aja
I am Ubuntuer and GNOME Fans, are you?
my blog | perusahaanku | tutorial linux
banyak juga tanggapan yah..tapi memang LINUX MASIH TERTATIH
ok teman-teman...sy udah liat berbagai tanggapan..seru juga yah..saya tanggapi dulu mas amrinz..
1. saya katakan terpisah karena masing-masing distro mengembangkan dirinya sendiri dengan gaya sendiri..misalnya dalam instalasi paket fedore dan mandrake yg menggunakan paket RPM (bermasalah dengan dependency), slackware dengan tgz (Lumayan mudah karena udah mirip windows berkat dukungan Kpackage atau gui installer lainnya dan tidak bermasalah dengan dependency), debian dengan deb, dsb. meskipun ada source yang bisa diinstall disemua distro namun harus menggunakan command line, petunjuknyapun selalu panjang . END USER TIDAK SUKA DENGAN INI.
masalah path juga terkadang bermasalah karena terkadang ada path yang berbeda posisinya antara distro yang berbeda hingga menyebabkan programmer harus menggunakan banyak fungsi IF untuk melakukan pengecekan. (mungkin hal ini menjadi masalah buat vendor karena jumlah distro linux berjubel sehingga vendor akan bingung menentukan path tersebut, hal ini mungkin terjadi karena perintah whereis tidak mampu menentukan direktory, ). Hasil analisis aja..he..he
2. Masalah keamanan...yah seperti yang sy katakan sebelumnya
3. Masalah kemudahan memang tampak jelas mas, bukan persoalan mereka tidak dibiasakan dengan linux....silahkan anda bandingkan dengan jelas masalah penginstalan yg sudah disinggung sebelumnya...nginstall source xmms aja makan waktu lama, bandingkan dengan instalasi winamp. belum lagi masalah besar ketika melakukan kompilasi source kernel END USER mungkin langsung malas belajar linux ketika diperhadapkan dengan ini, mereka harus memiliki pengetahuan detil tentang hardware, buat anda mungkin bukan masalah tapi buat end user hal ini menjadi malapetaka ketika mereka memiliki perangkat yang membutuhkan kompilasi ulang kernel "HARUSKAH DIA PANGGIL LINUXER" sedangkan atasan sudah menunggu laporan untuk dicetak. diwindows g' ada yg seperti itu.
masalah software...ha..ha.. ini dia jg belum sebanding...bandingkan open office terbaru dengan microsoft office mas...sangat tidak seimbang. excel diwindows udah sampe jutaan rows sedangkan spreadsheetnya open office hanya mampu 65536 rows. microsoft word dan power point juga jauh meninggalkan lawan-lawannya
OCR dilinux waduh kasian bgt...lebih banyak salah daripada benernya (OCR ini yang membuat saya sampe sekarang harus dual boot). klo diwindows akurasinya udah sampe 99 persen (gak usah ngetik bo'), formatnya pun langsung bener coz kemampuan software untuk langsung membaca format dan dilahkan dalam format DOC.
4. Kompatibilitas hardware....liat aja nvidia dan ati yang sdh punya driver untuk linux. driver nativenya selalu mengalami crash sedangkan driver dari XORG tidak mengoptimalkan VGA, printer HP yang udah punya driver linux. jalan dilinux lebih lambat selain itu tinta gak maksimal keluarnya (printer gw HP 3535, lambat bgt ngeprintnya...kualitas tintanya juga tidak seterang klo printer tsb dijalankan diwindows.
saya dukung linux kok teman-teman...tapi kita harus fear juga melihat kenyataan. yang dibutuhkan adalah kebersamaan membangun linux tapi ingat jangan mencaci maki,
linux mencoba merambah dunia desktop tapi ingat windows juga sudah merambah dunia linux di networking (hati-hati windows 2008 diluncurkan dengan sistem pengamanan yang mumpuni, asp.net yang sekarang promosi besar-besaran dengan berbagai kemampuannya dibanding PHP, bahkan mereka sudah menganjurkan untuk melakukan migrasi dari PHP ke ASP.NET
maju terus linux.....................................
saya tanggapi juga, Windows juga tertatih-tatih.....
1. Bingung ya banyak distro ? I narrow those down to only two names that are being considered as the easiest and simplest linux distro to date : Ubuntu/Mint and PCLinuxOS. Takut sulit kan ? nah dua ini yg paling mudah tampaknya saat ini. Beres kan ? Tinggal pilih satu di antara 2-3 nama, masih lumayan enak kan bisa pilih dibanding harus terima satu menu ?
2. Keamanan sich kalo kata gue enakan linux, virusnya jauhhhhhh lebih sedikit dibanding Windows, maaf ngga sempet ngikutin diskusinya soal keamanan ini....... ngga tahu ya kalo dari sisi lain .....
3. Mudah ? cepetan install linux dibanding Windows, sekali jebret udah dapet GIMP, Office, software2 audio dan video, burner, dsb. Install software tinggal klik2 synaptic. Nyokap gue udah lumayan berumur, this year she turns 61 and have already retired, selama kerja di kantor dulu pake Windows, sekarang beli notebook utk kerja di rumah, gue installin Ubuntu (utk menghemat biaya beli OS). Lancar2 aja tuh, kerjaannya juga masih sama, soal legal/hukum.
4. Kompatibilitas hardware memang jadi area where linux falls short. Gue pake notbuk chip GF6200, maen penguin racer, chromium, supertux kart, sauerbraten, open arena, ngga pernah crash. Notbuk nyokap ini pake ATI Xpress 200M, maen penguin racer juga fine2 aja (ngga install game apa2 selain itu, wong namanya buat kerja nenek2.......PPracer cuman buat tes doang). Gue pake HP 5440, udah ampir setaun, dipake bareng sama PC satu lagi yg pake XPHE, hasilnya ngga beda jauh tuh, alhamdulillah ...... :-D
Kalo kompatibilitas yg lain, memang linux masih banyak butuh perbaikan dan jalannya masih terjal ............
Ingat, the beauty of linux lies on its price,....... dengan harga yg almost totally free of charge, dan kemudian kita lihat apa yg kita dapat dari linux dengan harga segitu, it's hard to resist .........
Windows dengan harga segitu digempur oleh virus, dkk, belon lagi suka banyak hal yg harus diperbaiki sehingga muncullah Service Pack (SP)..... tertatih2 juga toh ?
Bandingkan saja lah dengan harga lisensi Windows, Office yg kalo keduanya digabungkan bisa sudah ratusan dollar yg dikurs jadi jutaan rupiah.
Gampanglah,..... pake , beli dan gunakan sesuatu sesuai keperluan kita. Kalo kebutuhan kita sudah bisa terpenuhi oleh linux, ya pake aja itu. Kalo kita pake hardware yg ngga kompatibel sama linux (juga kalo misalnya demen maen 3D game canggih2 macam Crysis, Flight Simulator, Call of Duty, dkk), ya belilah Windows (jangan ngebajak tapinya......).
Bedakan antara kebutuhan dan keinginan. Banyak orang "terjerumus" ekonominya cuman gara2 susah membedakan dua hal tsb...... :-D
LINUX MASIH PERLU TERUS BERBENAH
saya salut dengan linux mas dan saya suka linux....dunia mengakui bahwa para programer linux mampu mempersembahkan hasil karyanya yang luar biasa tanpa harus dibayar, tapi begitu banyak masyarakat yang masih enggan dengan linux karena adanya beberapa masalah yang tertinggal. mungkin teman-teman bisa memberi jawaban terhadap masalah tersebut secara jelas/konkrit:
1. Apakah ada alternatif lain yang mudah ketika ada hardware atau software yang membutuhkan kompilasi kernel, sebab diwindows tidak ada hal semacam itu, ini akan membuat para end user merasah enggan untuk migrasi ke linux.
2. Apakah open office mampu menampung jutaan rows? diperusahaan atau diperkantoran sangat membutuhkan jumlah rows yang banyak mengingat data merka yang bertambah tiap hari. Apakah solusinya harus dengan membuat sheet baru?terjadi keterbatasan menjalankan fungsi (Fx) ketika terjadi perpindahan sheet ..
3. Apakah open office memiliki hanging indent seperti di MS OFFICE yang terdiri dari dari tiga bagian yang mampu menggerakkan seluruh tulisan secara bersamaan tanpa menimbulkan perubahan format?
4. Adakah OCR di Linux yang sehebat OCR yang berjalan di windows. GOCR ataupun OCRAD yang sering disertakan di linux, sangat kacau mas...lebih banyak salah daripada benernya. catatan: OCR yang akurat sudah merupakan kewajiban untuk hadir dalam OS. banyak sekali orang yang membutuhkan OCR saat ini karena sangat menghemat waktu dan tenaga
5. Adakah equalizer sound yang bersifat universal di LINUX ?(bagi orang yang senang dengan masalah sound effect akan mempertimbangkan masalah ini untuk pindah ke linux
6. Apakah ada video editing di linux yang mampu menyamai pinnacle, sony vegas atau aplikasi video editing lainnya? apakah KINO di linux dapat menyamai mereka?
7. Apakah GIMP memiliki kemampuan mem BLENDING objek sehingga tampil begitu menawan?
8. Adakah program yang bisa mampu menyamai corel draw di linux?
9. Adakah gui installer untuk tarball source di linux (linux harus membuat gui installer untuk tarball source klo ingin memudahkan para end user.)
10. Cukup 9 aja dulu
Berbagai masalah diatas perlu dipikirkan agar linux bisa dikatakan betul-betul user friendly dan menyentuh hati masyarakat kita....kampanye gratisnya linux tidak berguna karena mereka tetap dengan mudah memperoleh software bajakan, masyarakat tidak perduli bajakan atau bukan yang jelas buat mereka mudah untuk digunakan. moral masyaralat kita ambruk mas....jadi menyadarkan mereka untuk tidak membeli barang bajakan tidak berguna. satu-satunya cara adalah memberikan apa yang mereka inginkan di linux agar linux pelan-pelan menjadi pilihan buat mereka. ..dalam hal ini linux mereka pandang sebagai sebuah kebutuhan, dengan sendirinya mereka akan berpindah ketika mereka mengetahui bahwa apa yang mereka butuhkan tersedia di linux? untuk saat ini mereka berpikir 9 kali untuk pindah kelinux karena banyaknya kebutuhan mereka yang tidak disediakan oleh linux.
Gue Jawab Sederhana Aja deh
1. Apakah ada alternatif lain yang mudah ketika ada hardware atau software yang membutuhkan kompilasi kernel, sebab diwindows tidak ada hal semacam itu, ini akan membuat para end user merasah enggan untuk migrasi ke linux.
## Sebenarnya di Linux tidak perlu kompilasi Ulang jika ada hardware atau software hanya cukup menyesuaikan librarynya aja. Masalah hardware, kompilasi sendiri tidak sulit. Anda Bayangkan jika ada software di Windows yg butuh Library, apakah tidak perlu download?? Di Debian tinggal update / donlot aja paket ataupun library tambahan, atau pake CNR dll. Anda bayangkan pula jika ada hardware yg tidak didukung Windows, apakah anda juga tidak kesulitan mencari Drivernya?? Hayoo, Pemakai Windows jangan Munafik deh.
2. Apakah open office mampu menampung jutaan rows? diperusahaan atau diperkantoran sangat membutuhkan jumlah rows yang banyak mengingat data merka yang bertambah tiap hari. Apakah solusinya harus dengan membuat sheet baru?terjadi keterbatasan menjalankan fungsi (Fx) ketika terjadi perpindahan sheet ..
## Open Office mampu kok, hanya saja perusahaan malas menggunakan Open Office. Jika ingin lebih hebat lagi pakai aja Star Office dengan fitur yg lebih lengkap. Tau kah anda Ms Office 2007 mempunyai banyak kelemahan, saya yakin anda sendiri yg berbual tidak tau.
3. Apakah open office memiliki hanging indent seperti di MS OFFICE yang terdiri dari dari tiga bagian yang mampu menggerakkan seluruh tulisan secara bersamaan tanpa menimbulkan perubahan format?
## Wakakakaaka, Anda itu pake Gratisan masih Rewel. Pake Star Office gih, bayar sana.
4. Adakah OCR di Linux yang sehebat OCR yang berjalan di windows. GOCR ataupun OCRAD yang sering disertakan di linux, sangat kacau mas...lebih banyak salah daripada benernya. catatan: OCR yang akurat sudah merupakan kewajiban untuk hadir dalam OS. banyak sekali orang yang membutuhkan OCR saat ini karena sangat menghemat waktu dan tenaga
## Ni orang sukanya barang bawaan. Ingetkah anda apakah di Windows dilengkapi dengan OCR?? Munafik klo anda bilang ya!! Banyak Program OCR untuk Linux, cari aja deh, ga tau aja kok menghina.
5. Adakah equalizer sound yang bersifat universal di LINUX ?(bagi orang yang senang dengan masalah sound effect akan mempertimbangkan masalah ini untuk pindah ke linux
## Nah yang ini bikin saya Geli banget. Perlu anda ketahui yah, LINUX sangat mendukung untuk editing Video maupun Audio. Teknik yang digunakan di LINUX hampir sama dengan Machintosh. Cari aja softwarenya di INternet. Lamers
Point-Point pertanyaan anda itu sangat-sangat BODOH, anda masih sangat AWAM dengan Linux. Saya bekerja dengan Linux dari Networking - Desain Grafis - Video Editing - Audio Mixing hingga ke Programming tidak ada masalah, bahkan lebih stabil. Perlu anda Ketahui sekarang, bahwa pemakai Linux di Dunia ini memiliki prosentase lebih banyak dibandingkan Windows ( tidak hanya Desktop ) Linux menempati posisi 40,9% dan Windows beda tipis 39,8% sedangkan yang lain adalah OS lainnya.
Gue juga jawab sederhana
MAS CUPREX yang caem...Mas bukan end user tapi sudah ahli dilinux, coba mas berpikir bahwa mas adalah seorang end user bukan praktisi linux. MAS chuprex... titik persoalan bukan, hebat mana linux atau windows. tapi mampu gak linux meraih hati masyarakat?. klo ujung-ujungnya harus bayar dengan membeli staroffice, mending mereka beli ms office bajakan, yang harganya jauh lebih murah. kapan linux akan menjadi pilihan? kita tidak berbicara pada tataran ideal mas tapi dalam tataran realitas.
Kompilasi kernel tidak perlu dilakukan jika ada hardware atau software hanya cukup menyesuaikan librarynya aja. klo anda seorang end user bukan MAS CHUPREX...apakah hal itu mudah? jangan mas pake alur pikirnya mas........
kompilasi kernel tidak susah klo buat mas....tapi buat end user bagaimana.? apakah mereka kenal dengan istilah IPV6, IPV4, framebuffer dsb?. seandainya hal ini bisa dihindari, maka menurut saya akan memberi harapan yang besar untuk linux agar lebih digandrungi oleh masyarakat. windows membuat end user manja dengan tidak adanya model seperti ini
Soal OCR mas, saya udah cari untuk mendukung penuh slackware yang gw pake ...mas cari dan coba juga klo ada yang bisa mengalahkan atau menyamai omnipage dan Abby fine reader. Tesseract yang terbaik buat linux menjadi masalah karena tidak berbasis gui sehingga membuat pekerjaan jadi lambat . apakah end user harus membeli Abby fine reader untuk linux...pasti end user berpikir "mending pake Abby fine reader untuk windows yang dijual bajakannya".
menurut saya mas pintar linux tapi BODOH dalam melihat arah pernyataan...saya tidak berbicara yang mana hebat windows atau linux tapi berbicara yang mana lebih mampu menarik simpati masyarakat? klo semua hal diatas masih terjadi linux akan susah meraih simpati masyarakat. kita tidak berbicara tataran ideal, tapi tataran realitas...
kesulitan yang saya paparkan diatas memang sederhana mas ...tapi merupakan hal yang susah buat masyarakat umum,....seandainya semua masyarakat adalah komputerist seperti mas...yah tidak ada masalah.
saya senang linux karena linux handal dan hebat...tapi bagaimana mengkampanyekan linux ketika masih begitu banyak kendala yang terjadi. para ahli komputer mengakui kehebatan linux...tapi masyarakt tidak pernah akui karena adanya kendala-kendala yang sering saya sebutkan. saya ingin teman-teman kerja sama untuk menutupi kendala tersebut.
Ingat mas jangan didepan komputer tersebut ...klo mau mengembangkan linux...sesekali turun kemasyarakat..
DiBalas Juga ik
Wakakakakaaka, End User bisa Enjoy dengan Linux jika mereka Terbiasa. Yang menjadi kendala adalah mereka belum terbiasa dengan Linux. Masyarakat manja dengan Windows karena dari awal mereka dimanjakan dengan Windows Bung, Ok Ok Ok.
Masalah Sosialisasi itu gampang. Kita ajak orang untuk mau migrasi ke Linux dan membiasakan diri menggunakan Linux.
Persatuan yang dubutuhkan untuk membangun linux
Linux adalah OS yang sangat potensial untuk dikembangkan, namun masalah perbedaan distro masih tetap mengganjal dikepala saya lho....apakah linuxer disini gak bisa menyatukan distro aja biar segalanya menjadi jauh lebih gampang.. bayangkan aja klo kita bertanya tentang problem slackware,. sementara yang menjawab adalah seorang yang biasa menggunakan mandriva,.. ,...akurasi jawaban akhirnya tidak bisa dijamin. meskipun pada dasarnya semua distro memiliki persamaan yang mendasar,. namun dalam tataran implementasi terkadang memiliki perbedaan. kalau orang yang sudah paham linux sih gak ada masalah,. tapi bagaimana dengan orang yang pengen belajar. mereka akan bingung ketika diajarkan sesuatu namun mereka tidak menemukan hal itu didistro yang mereka miliki. berikut contoh yang gw ilustrasikan:
si A baru mempelajari linux,. kemudian memilih PClinux sebagai distronya,. namun dia menghadapi kendala ketika vga komputernya tidak berjalandengan baik,. kemudian si A bertanya ke forum linux dan hadirlah si B memberikan jawaban. Si B yang sudah ahli dislackware mengatakan bahwa hal tersebut terjadi karena Xorg nya perlu dikonfigurasi,. maka si B menyarankan untuk menjalankan xorgsetup untuk melakukan konfigurasi otomatis terhadap x server komputer si A,. saran si B didasari pertimbangan bahwa si A adalah pemula,. namun setelah si A mencoba,. ternyata perintah Xorgsetup tidak berjalan dikomputernya,. seandainya kedua-duanya menjalankan slackware,. cerita akan berbeda.
dari contoh diatas,. terlihat adanya kendala buat pemula untuk mempelajari linux. pemikiran si B adalah tepat,. karena mempertimbangkan bahwa si A adalah pemula. adalah hal yang sangat sulit bagi si A jika dia harus langsung bertemu dengan konfigurasi manual xorg (xorgconfig). namun apa yang diberitahukan oleh si B akhirnya menjadi sia-sia karena si A hanya melihat unknown command dilayar konsole nya.
ilustrasi di atas hanya salah satu ilustrasi dari berbagai kemungkinan yang dapat terjadi akibat perbedaan distro. untuk itu saya mengajak teman-teman untuk menyatukan distro...dan menurut yang tepat adalah SLACKWARE (he..he..promosi kaleee)
Hanya Orang Super Bego Bilang LInux TerTatih-Tatih
Hanya orang Bego yang bilang Linux tertatih-tatih. Microsoft Windows mengembangkan Windows dari tahun berapa coba? Tuh lihat di http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Microsoft_Windows#Awal-awal_Versi_Windows
Sedangkan Linux ? Tuh Lihat di http://rms46.vlsm.org/00-14.html
Windows lah yang tertatih-tatih
Linux memang mempunyai kelemahan untuk hal Grafis sebagaimana pada Windows, karena Linux memang pada awalnya tidak ditujukan untuk Grafis tapi lebih cenderung ke Network. Windows menggunakan Grafis itu pada mulanya mencuri teknologi yang digunakan pada komputer Apple.
Saya sudah menggunakan Linux dari kernel Beta hingga sekarang, saya sudah coba semua, dan kemampuan kernel pada Linux jauh lebih baik dibandingkan dengan Kernel Windows.
Jaga Kebersamaan kita untuk mengembangkan Linux
Wedhus Liar
VCM48
YM ID : virgo_com_smg
Windows mudah ?
-------------------------------------------------------------------------------------
Kutipan :
Tue, 18/03/2008 - 00:14 — cekipalang
3. Masalah kemudahan mungkin 1000 banding 1. diwindows semuanya serba gampang. dan ingat bung, pengguna akhir (end user) sebagian besar bukan computerist tetapi hanya membutuhkan aplikasi yang mudah dengan pertimbangan efektifitas dan efisiensi . linux masih jauh dari itu....nginstall aja bisa makan waktu berhari (gara-gara dependency dan berbagai masalah lainnya)...BUKAIN INI YANG DIBUTUHKAN END USER...sebagian besar end user bukanlah orang yang ingin tau dan ingin pintar tentang komputer tetapi, mereka ingin kemudahan dan kemudahan inilah yang tidak ada di linux.
------------------------------------------------------------------------------------
apa pendapat para user yang beralih ke windows vista ? windows vista ribeeet kata mereka.
Jangan tanya apa yang bisa linux berikan kepada anda, tanyalah apa yang bisa anda berikan untuk linux he he he..
Anda pake Windows, saya pake Linux..So what gitu lohhh. Cuman dari kebanyakan yang saya temuin sihhh. Udah windowsnya pake yang illegal, software illegal, ehhhh..menjelek-jelekkan Linux dan bangga bener pake software illegal.
So, Mau make cuman gak mau beli, jadinya gitu deh. beli software illegal.
wassalam
kompatibilitas hardware memang jadi kekurangan ....
fakta yg ada memang harus diakui, bahwa soal kompatibilitas hardware, Windows lebih unggul dibanding linux ........ mengapa para vendor kurang mau bekerjasama dan menyediakan drivernya utk linux, itu yg tampaknya perlu diketahui ......... ya semua kan ada plus minusnya ...... :-D
waaaah! klo menurut aku
waaaah! klo menurut aku sich, cobain dulu mas make linux.,baru komen!! aku sich cukup puas make linux!!
yang mas sebut di atas, kaya'nya coz kurang ikut perkembangan ya!?coz linuz today yang masalah cuman game....that's all game.,yang laennya, sama aja klo ga bza diblang lebih baik, ya ga bro!?
Tertatih-tatih? Mungkin...TIDAK
Teman-teman sebelum saya sudah banyak memberi jawaban yang lebih bagus daripada saya. Jadi saya akan menjawab dari sisi lain:
1. Tak bisa dielakkan kalau Linux TAMPAK TERPISAH-PISAH karena banyaknya distro yang beredar. Kalau begitu marilah para Linux-er Indonesia bersatu membuat LINUX NASIONAL, distro apalagi itu, Linux untuk seluruh bangsa Indonesia. Dan semua FOKUS di distro tersebut. Sebenarnya udah ada sih, misal Blankon. Tinggal sosialisasinya aja.
2. AMAN jika kita jaga bersama-sama. Kalo ada virus dan antivirus-nya bagi-bagi ya?
3. Kalau dirasa sulit, berarti belum paham cara pakainya, ayo kita ajari bersama-sama. Masih dirasa sulit? Kita buat Linux yang mudah dipahami siap saja.
4. Sudah saatnya Indonesia punya badan yang menaungi masalah penyediaan perangkat keras & lunak serta menjalin kerjasama dengan vendor-vendor dari luar. Ada yang bersedia?
5. PR untuk kita semua.
Dan disini saya hanya memberi himbauan. Pernyataan anda merupakan BUKTI bahwa masih banyak bangsa kita yang BUTA TEKNOLOGI, selain BUTA KEADILAN, BUTA ILMU, dan BUTA-BUTA yang lain.
Sehingga merupakan tugas kita untuk mensosialisasikan Linux kepada mereka-mereka yang tidak paham tersebut, ya iyalah kalo paham engga usah dikasih tau lagi dong.
Dan dibutuhkan KEDEWASAAN, bukan KETUAAN, diantara kita semua yang paham untuk menyelesaikan permasalahan seperti ini. Bukan dihadapi dengan SUMPAH SERAPAH, dan AMUK GEBUK. Maaf terlalu panjang, lain kali kupendekin lagi koq, swear.
catatan: Saya hanya pengguna Linux di warnet dan masih mengumpulkan dana untuk perangkat komputer pribadi + LINUX.
Linux Tertatih-Tatih ?????
Kata siapa Linux tertatih-tatih itu salah besar om, coba dech buka mata dan telinga perkembangan linux sudah sangat pesat ....
Coba anda pakai dulu linux,
ini sebagian distro yang bagus untuk pemula dan miekocok mania PC-Linux 2007, Mandriva 2008 Pasti anda akan terheran-heran
Masalah hardware driver,
Sudah sebagian besar hardware di support kok apalagi kalau cuma untuk PC-rakitan saya jamin 100% support
Bukan Yang Dibutuhkan END User ?????
itu kalo anda masih berkutat di dunia desktop dan stand alone pc, mungkin ya tapi sekali lagi saya tanya apakah anda sudah pernah pake LINUX.
Tapi coba klo anda sudah merambah dunia pemrograman online pasti anda tidak akan sadar bahwa back-end banyak yang Linux Ready.
Sekali Lagi Coba Dulu Dech, Tak Kenal Maka Tak Sayang
My OS History ===> PC-DOS ==>MS windows ===> LINUX
Bye-Bye Mie Kocok
CrayonHost Web Solutions
Timbang ora ngablak
Biar bagaiamana LINUX Is Number One . Tinimbang gae Windows BAJAKAN!!
Distronya kan banyak yang plug and play gt low.
Liat aja hmpr smua web server make linux
windows dijadikan web server???
wah
nggak kebayang deh berapa besar tenaga yang harus dikeluarkan untuk menmaintains web yang dihost di server windows....
ucapkan selamat aja
selamat bekerja keras buat para webmaster windows :-p
Pemikiran yang sangat objektif
saat ini kita harus berfikir secara objektif tentang sistem operasi mana yang lebih banyak digunakan oleh masyarakat, ya memang suka atau tidak suka ms windows masih mendominasi pemakaian sistem operasi secar luas diseluruh dunia mengapa ...?
Mungkin bagi orang yang berkecimpung didunia IT langsung mengetahui mana os yang pantas mereka gunakan, namun bagi orang awam yang atau orang yang tidak secara langsung berkecimpung didunia IT mereka tidak mau berfikir secara panjang lebar mana os yang bagus, yang penting pekerjaan mereka bisa terselesaikan dengan menggunakan os tersebut.
PR buat KPLI mengapa masyarakat masih segan menggunakan linux..?,
kemungkinan software yang mereka butuhkan belum tersedia di linux, driver yang mereka butuhkan belum tersedia,
Pekerjaan komputer yang meraka lakukan mungkin dilinux rada lebih sulit, Jadi wajar linux sekarang sedang tertatih
oleh karena itu KPLI harus bisa memfokuskan diri dalam kegiatannya untuk bisa menciptakan beberapa software / driver yang menjadi kebutuhan masyarakat Indonesia pada khususnya,
MAMPUKAH KPLI...????????
Buktikan.......?????????
Vivat linux!!!
Menurut saya linux terlalu berharga untuk dihina... Kenapa saya bilang begitu?
Coba bayangkan aja mas,
Berapa besar tenaga orang-orang yang sudah mencurahkan pikiran dan waktunya untuk mengembangkan linux tanpa dibayar
Kenapa mereka begitu?
Karena mereka berharap suatu hari nanti semua orang dari lapisan kelas bawah maupun atas dapat merasakan nikmatnya teknologi informasi, orang miskin maupun orang kaya, orang yang punya uang lebih untuk beli windows maupun yang tidak mampu membeli windows.
Kalo ada yang menghina linux, sedih sekali rasanya.
Bukankah teknologi diciptakan untuk memudahkan kehidupan dan memajukan peradaban manusia? Lalu kenapa dikomersialisasi? Kenapa hanya segelintir orang saja yang bisa merasakan...
Jangan bicara soal bajak-membajak? Dimana harga diri kita jika harus membajak padahal kita sudah paham HAKI? Ditaruh di tong sampah? Sudah paham dosa tapi tetep membajak? Nggak deh... Masih lebih baik harga diri orang yang menggunakan linux daripada orang yang ngebajak windows... Kalo mas mampu membeli berarti ya mas orang yang berduit lebih
Saya bangga meski saya yang masih tertatih-tatih belajar linux.
Linux is free and open source...
Mengenai masalah performance, keamanan, dan compatibilitas, linux is the best
Kalo masalah kemudahan penggunaan, boleh lah windows yang lebih
Kan udah dibahas di atas :-)
Seep dah Komentarnya
Seep dah Komentarnya....
Saya orang yang masih Newbie
Saya orang yang masih Newbie banget,
Tetapi mencoba memberanikan diri buat ikut berkomentar. Mau mengomentarin beberapa poin yang dipermasalahkan di sini :
1. Memang Mas, saya juga pada awalnya merasa Linux sangat terpisah-pisah. Tetapi setelah mencoba beberapa distro yang berbeda, jadi tahu arah penggunaannya. Jika mau pakai Linux Desktop yang simple, pakai aja ubuntu atau yang berbasis Gnome atau malah yang lebih ringan. Kalau mau yang lebih mudah digunakan, coba lihat Kubuntu atau Mandriva yang berbasis KDE. Tapi kalau menyulitkan Vendor hardware dan software, rasanya kok tidak benar ya ? Banyak vendor software (saya gak tahu apa istilahnya untuk produsen software open source), yang menyediakan instaler hanya untuk beberapa paket tertentu saja. Paling banyak hanya menyediakan paket tarbal, rpm, dan deb.
2. Kalau masalah keamanan, saya sendiri kagak tahu. Karena saya baru mengenal Linux. Memang sih, kalau di Windows, penggunaan Anti Virus itu kayak sesuatu yang rutin dan wajib.
3. Masalah kemudahan juga tidak terlalu menyulitkan. Mohon ma';af Mas, saya itu pendatang baru di Linux dan benar-benar pengguna awam. Saya pengin bisa mengedit foto, tanpa peduli gimana penggunaan Linuxnya. Yang penting saya bisa nyalain komputer, masuk ke desktop, dan membuka aplikasi GIMP. Saya sendiri belum banyak tahu bagaimana cara update aplikasi GIMP saya, malah sering kali saya masih download versi terbaru dan saya instal ulang Linuxnya secara keseluruhan. Tapi saat ini saya baru belajar tentang linuxnya, banyak diajarin teman saya yang buat kursusan Linux. Hanya dengan belajar GIMP selama 3 bulan (dengan dasar kebiasaan saya pakai Photoshop di masa lalu), saya sekarang mau berani buka kursusan GIMP (walaupun Linuxnya sendiri saya masih TERTATIH-TATIH).
4. Kompatibilitas Hardware bagi saya memang sangat merepotkan. Karena saya juga buka kounter cetak foto digital. Memang kualitasnya jauh bila dibandingkan dengan cetak printer menggunakan driver yang berjalan di atas Ms Windows . Saya menggunakan printer Epson Stylus R230. Di Linux, saya terpaksa pakai driver Epson Stylus R220. Tetapi ternyata hal itu juga tidak menurunkan kepercayaan pelanggan terhadap kami. Karena walaupun secara kualitas berbeda cukup jauh, tetapi perbedaan tersebut masih dapat diterima dan bahkan masih dianggap yang berkualitas tinggi, bahkan dibanding dengan yang menggunakan Windows. Hal tersebut karena sebelum mencetak selalu saya dandani foto itu terlebih dahulu menggunakan GIMP.
5. Sejuta hal lain yang masih jadi PR Buat Linux....
Benar sekali Mas, jadi dengan adanya PR tersebut berarti membuktikan bahwa Linux bakalan berlari. Selama belum merasa mencapai puncak, pasti selalu ada inovasi dan peningkatan. Tapi selama SUDAH MERASA BERADA DI PUNCAK, TIDAK ADA JALAN LAIN KECUALI MENURUNI.
Nah, kalau yg ngaku newbie
Nah, kalau yg ngaku newbie aja udah ngrasain manisnya Linux, gimana yg udah bangkotan pakai linux? Flyyyy!
==============================
I am Ubuntuer and GNOME Fans, are you?
my blog | perusahaanku | tutorial linux
==MusT Be DiffeRenT== Benar
==MusT Be DiffeRenT==
Benar Sekali!! (Apanya yang benar??)
Para End user yang memakai linux untuk pertama kali akan merasa kesulitan dalam proses-proses yang telah disebutkan diatas, seperti instalasi, cari driver, compilasi source (jika mungkin, ;P)
tapi sekali lagi, seperti kata yang sudah-sudah, biasakan diri!!!
saya juga termasuk newbie nih, baru 3 minggu pake ubuntu, tapi asik-asik ajah koq...
Hehehe, cuma mau nambahin itu ajah...
jadi lebih baik, ayo sama-sama kita kembangkan linux...
Viva Linuxer!!!
pengen word editor atau image
pengen word editor atau image editornya windows bekerja di LINUX install aja WINE, QWINE, or Play On Linux........ bereskan, terserah aplikasi windowsnya bajakan ato asli.......... saran pake yang asli.......
kalo mau dibandingin windows ama Linux, windows jelas mati kutu...... menang di game doank...... orang tamba bodoh pake windows......... mendingan pake freeBSD
tapi trik bapak buat nyari sensasi disini keren.......... nga jauh beda ama "jupe" hehehehe