Memutuskan Distro mana yg cocok

Dalam memutuskan distro mana yg cocok untuk kita, maka kita harus tahu dahulu apa yang kita butuhkan dan apa yg ada pada kita. Kemudian barulah explore isi dari distro distro yang ada.

Pada awal migrasi "Jendela" ke "Pinguin" kebetulan distro yang ada pada waktu itu adalah FC, Debian, Winbi, RH9, Slack 9, Xandros OCE, Mandrake 9, Knopix.

Sebuah pengalaman :
Karena Spek Komputer yang ada waktu itu adalah P IV cel 1,7Ghz dengan ram 256, kami coba semua distro tersebut dan hasilnya menurut kami yg cocok untuk segera migrasi dan sesuai dengan kebutuhan waktu itu adalah FC dan RH9 (sampai sekarang masih ada yg FC).

Seiring dengan perkembangan waktu, kami mulai kenal dengan Ubuntu/Kubuntu dan Vector 5 Soho. dan ternyata itu menjawab persoalan untuk hardaware spesifikasi rendah, bahkan beberapa rekan sudah ada yg mencoba untuk komputer dengan memory 64.

keep explore and experiment

Comments

Comment viewing options

Select your preferred way to display the comments and click "Save settings" to activate your changes.

Memutuskan Distro mana yg cocok

Betulll.....
Maksud saya dalam memilih distro disesuaikan dengan kebutuhan kita, kalo sekiranya kebutuhannya cukup untuk browsing dan posting ke forum/milis Distro kecil nan ringan Damn Small udah bisa digunakan tuh.
Sepertinya distro ini cocok untuk di gunakan sebagai client di warnet-warnet, requerment hardwarenya juga sangat kecil, bisa digunakan di komputer 486 "Zaman Urdu" dengan tampilan GUI FluxBox.
Selain tuh Distro Damn Small nih merupakan distro LiveCD dengan paket debian jadi kalo dah di Install ke HDD trus konek Internet bisa download program kesukaan Kita.

Damn Small

wah masukan yg bagus untuk teman-teman warnet yg masih memakai p166-p233mmx, musti di coba neeh
thx 4 information

untuk Client PI

DamnSmall asyik juga ..
light . dulu pernah kepikiran untuk make ini ..
tapi menimbang user nya ... hmm jgn2 mereka takut di kasih tampilan nya DamSmall ini ,,,, bagusan cari distri yg lebih friendly buat user kita yg kebanyakan cuma tau ( atau cuma mau tau) windows aja ...:) tapi emang distro yg user friendly buat penguna windows itu biasanya butuh spek comp yang tinggi .. gimana kalo di thin client :)

### G-net ###
// netcafe //
Jl Kh Wahid Hasyim Keputran IV no 9
Pekalongan
gnet.co.id@gmail.com
------ eof ----

K12LTSP

Masih minim biaya? Pake aja K12LTSP yg client ndak perlu hardisk kita hanya fokus di server.

nanya....

klo tuk komp P 3, RAM 256, 20 G
apa yang cocok tuh...
trus bedanya livecd dgn cd linux yang di instal apa yach...
trim's

Live CD

untuk P3 Ram 256 bisa pakai vector/kubuntu untuk yg suka kde atau ubuntu yang suka gnome
atau mungkin bisa nyoba live cd solite turunan knoppix, sudah kami test jalan di p2 celeron 366 ram 64 ( http://linux.or.id/node/711 )

LiveCd memungkinkan kita untuk mencoba menggunakan linux tanpa harus di install di hardisk sehingga kita bisa tahu apa hardware kita mampu/cocok dengan linux tsb. tapi kelemahanya jika tidak di install di hd, dia tidak bisa di kostumasi karena pasca restart pasti akan dimulai dari awal lagi

Ainul Hakim
SmartIKON.or.id