Pertama kali tertarik linux adalah pada saat membaca tentang mudahnya linux dipakai di komputer kurang lebih tujuh bulan yang lalu, aku tidak terlalu ingat kapannya?. Artikel atau pendapat yang aku baca tersebut bercerita tentang kemudahan dan kehebatan SimplyMepis. Cukup masukkan ke dalam cdrom, terus booting lewat cdroom, maka tampillah SimplyMepis yang desktop iklannya bergambar cewek seksi (wuih!)
Itu yang kemudian membuatku tergerak mencari cd installernya di Mangga Dua. Tapi, ternyata penjaga toko baru denger tuch yang namanya SimplyMepis. Ah, aku sendiri tidak yakin apa itu nama distronya karena baru aku dengar dan baru aku lihat...RedHat kali mas, atau Knoppix yang bisa langsung dari cd.
Aku pun pulang tanpa hasil. Tapi aku masih penasaran. Aku cari ke Depok tempat jual-beli cd murah. Eh, lagi-lagi penjaga tokonya bilang tidak ada. (Aku berpikir, mungkin karena baru;jadi tidak ada di black market...yah, kebanyakan cd bajakan yang dijual). Penjaganya nawarin knoppix yang bisa langsung jalan via cdrom. Hmm, pikir punya pikir aku pun membelinya. Namanya Linux Sehat.
Kali ini ada hasil. Aku membawa pulang Linux, walaupun gambar cover depannya bukan perempuan seksi melainkan Pinguin! Wah, kok gambarnya sederhana banget, pikirku.
Aku pun tidak sabar untuk mencoba (tentu setelah sampai di rumah donk) Kan gak mungkin mencoba di jalan raya he he he.
Comments
Linux Sehat Gagal di Kompiku
Nambahin, neeh. Ternyata kompiku yang speknya p1 233 mmx dengan vga s3 Trio64 gagal menampilkan Linux Sehat yang baru aku beli. Aku gak nyerah sebagai orang baru yang lagi gandrung sama linux. Aku pun mampir ke rumah temanku yang kebetulan komputernya lagi gak bisa jalan. Aku coba booting di kompi temanku yang speknya p3 800 dengan vga onboard, ternyata berhasil. Hmm, aku mengambil kesimpulan berarti ada yang gak cocok dengan vgaku.
Aku balik lagi ke Depok untuk cari distro lain yang mungkin lebih cocok. Ketemu Mandrake 10. Lagi-lagi setelah kuinstal tidak berhasil dengan problem yang sama, yaitu di vga.
Aku cari lagi distro yang lain, ketemu sama Slackware 9. Hmm, mudah-mudahan berhasil. Eh, ternyata berhasil muncul! Tapi selidik punya selidik ada yang aneh...o, mousenya gak muncul! Hyuh, tadi vga yang gagal, eh sekarang mouse. Cari lagi distro lain, pikirku.
Coba RedHat mas. Banyak yang pakai loh. Nah, atas pertimbangan itu aku coba dech RedHat 9.
RedHat 9 dengan sistem rpm! Berhasil mengenali vga cardku, mouseku, monitorku, keyboardku dan printerku. Hai, dunia! Aku berhasil menginstal Linux RedHat 9! Aku coba dengan modem internal yang bisa dua sistem yaitu sistem windows dan sistem linux, ternyata RH9 pun kenal dengan modem internalku! Luar Biasa nich RedHat 9.
Setelah mencoba berbagai macam distro akhirnya aku berhasil menjadi pengguna linux dengan distro RedHat 9.
Terakhir aku mencoba SuSe 9, coba-coba, ternyata berhasil tampil dengan baik di kompiku, cuma problemnya SuSe 9 tidak bisa kenal dengan modem internalku.
Yach, akhirnya aku pun bereksperimen untuk tidak boleh putus asa. Aku instal dua sistem linux sekaligus yaitu RedHat 9 dan Slackware 9 di kompiku. Yang RH9 buat nyambung di internet sedang SW9 buat nonton vcd, soalnya di RH9 tidak ada buat nonton vcd.
Demikianlah kawan-kawan pecinta linux, pengalamanku mencoba pelbagai macam distro.Try and error. Jangan pernah putus asa karena putus asa berarti hilangnya kesempatan untuk menikmati keberhasilan.
tetap semangat .....
aku salut dengan semangat juang, tp kl mo nyoba pake ubuntu aja gak masalah sama hardware. aku jg sudah semua dicoba mulai dari redhat, fedora, mepis, xandros, openBSD, linux vektor, alinux, solaris, dll. eh cuma ubuntu doang yg bisa ngenalin flashdisk (lgsung mounting) dibanding lainnya. ato kl mo yg lebih bagus tampilannya pake kubuntu yg sama seperti ubuntu cuma desktopnya KDE (ubuntu - Gnome )
teruskan perjuangan jg nyerah .... :D
Raung.net
Jl. mahakam raya 30
depok timur
Warnet Linux Need Help
Sudah 2 minggu kami mencoba linux di warnet kami yang berjumlah 16 Pc client. Kami sama sekali masih awam LINUX. Hingga kini, baru 3 pc pake linux & sering bermasalah terutama untuk printing via jaringan. Komputer lain terinstall karena takut pendapatan ludes (sekarang pun mulai menurun!). Akhirnya, kami putuskan untuk meng-hire seseorang/ badan yang mengerti linux untuk bisa bentu kami berimigrasi. Adakah yang mau bantu? Berapa lama pengerjaannya? Biayanya?
Spesifikasi warnet kami: 16 pc (Pentium II = 3 unit, P III = 5 unit, P IV = 8 unit + 1 server). Printer: Canon Pixma IP3000 & Canon i9950. Internet: Speedy ADSL, Modem= Vigor). Distro Linux: kami tetapkan Simply Mepis. THANKS. KONTAK: afdaldaud@gmail.com
Saya mau bantu koq
Saya mau bantu mas .. tapi ngga tau lokasi anda .. :)
### G-net ###
// netcafe //
Jl Kh Wahid Hasyim Keputran IV no 9
Pekalongan
gnet.co.id@gmail.com
------ eof ----
Ubuntu.........
Waktu itu ada majalah yang ngasih bonus distro Ubuntu, waktu saya mau beli majalah itu ternyata sudah habis. Ada yang bisa bantu saya nggak gimana supaya bisa dapetin Ubuntu?
GRATIS KOK.
Mau Distro Ubuntu, Request aja di http://shipit.ubuntulinux.org/ ntar pasti dikirim, Gratis kok
tanya
saya mau belajar linux dan tidak tahu cara mendapatkan CD,software atau bukunyanya bagaimana mendapatkannya ya ?
Saya punya Ubuntu ....
Swap, saya masih punya stok 4 lagi (original) kalo mau saya bisa kirim ke alamat kamu dengan mengganti ongkos kirim tentunya.
Saya tunggu....
Kalo mau kontak via japri aja di athasys@telkom.net atau 0856 654 6535.
belajar semangat
~mo balajar kek mas smart3.. huehueue... wish me luck preeeeeeeeenz......
belajar semangat
~mo balajar kek mas smart3.. huehueue... wish me luck preeeeeeeeenz......
patah semangat
kalo kita mau itung2an.. mungkin perjuangan keras kita untuk semangat dan belajar bisa memakan waktu belasan generasi seperti perjuangan yg dilakukan nenek moyang kita dalam merebut kemerdekaan dari penjajah. blom lage pengorbanan materi yg termasuk biaya ongkos muter2 untuk mengatasi masalah dengan metode trial and error. ada cara mudah - tp tidak murah - untuk belajar pake linux. kita harus "online". bisa anda bayangkan betapa mahalnya koneksi untuk online di indonesia kita yg tercinta ini. kalo kita udah online, kita lebih mudah mengaplikasikan metode trial and error. tp masalah baru timbul lagi, kita jg harus membaca artikel2 mengenai linux yg kebanyakan diulas dalam bahasa wong londo. keluar lagi cost untuk dictionary. cobalah anda hitung waktu kita untuk menterjemahkan 1000 halaman artikel keren yg merupakan keluaran dari google dgn keyword "howto +linux". keluaran artikel2 tersebut ditulis dalam bahasa inggris, perancis, spanish, jerman, hebrew, thailand, dll...
kalo anda bertanya, saya lebih suka yg praktis aja. karena saya bukan termasuk org yg suka belajar. makanya langsung saya mengaplikasikan debian di komp jangkrik edisi "terbaru" milik saya. gak pernah ada masalah kecuali user friendly-nya linux ;) maka dari itu (saya sangat yakin) kebanyakan dari kita tidak punya nyali untuk tidak men-dual boot-kan M$WIN sebagai pendamping linux di hardrive komp kita. ingat, fungsi utama dari komp adalah untuk mempermudah kinerja dengan harapan tercapainya produktivitas yg maksimal.
jadi kalo mau itung2an.. ilmu itu tak ternilai harganya... :)
NT
Hari Gini Masih Tertutup
Coba bayangkan sistem tertutup yang pernah melanda Eropa pada abad pertengahan. Hanya ada satu sistem tertutup yang menentukan arah, tujuan, dan kebijakan jalannya kehidupan. Zaman itu telah membawa korban seorang ilmuwan yang menyuarakan sistem terbuka, yaitu Galileo. Beliau dianggap telah melanggar hak cipta = Tuhan = Satu kebenaran = Sistem Tertutup!
Ini zaman keterbukaan, zaman reformasi=kembali ke asas dasar ilmu, yaitu kebebasan berpikir dan berpendapat. Jadi, bukan masanya lagi untuk bertutup-tutup ria karena memelihara sistem tertutup = menghalalkan sistem yang korup.
Terima kasih pada teman-teman yang telah memberikan komentar dan pendapatnya. Teruslah berjuang untuk kemajuan diri dan bangsa kita!
cerah sedikit linux
di rentalan saya ada dua kompie eksperimen linux ...... spek komp 1 P233 ram 64 txpro ii ... weleh... dan komp2 PIII gitu loh.... dan hmmm saya coba ubuntu, RH9, DSL , mandriva..alhasil PIII ga masalah...nah P233 yang jalan cumaRH9 itu pun hmmm lama bgt....dan yang asik jalan cepet pake DSL (damn small linux) top bgt
Cuman sayangnya DSL yang saya punya cuma liveCD... ada yang punya full version ga supaya running di hardisk nehhhhh ... klo ngedownload mah...lama bangetttttttttttttt plsssssssss saya ada di bandung.... dimana dapetin yang deket
Bisa kok...
DSL bisa installl ke hardisk kok dari live CDnya
dgn perintah ¨dsl-hdinstall¨
baca saja di documentation DSLnya..
ITpemula