PC-BSD 7.0.1 vs Fedora 10 (KDE)

Mungkin tidak banyak dari teman-teman kita yang pernah merasakan PC-BSD, karena memang jauh kalah pamor dari berbagai distribusi Linux. Melalui tulisan ini saya ingin berbagi pengalaman membandingkan PC-BSD 7.0.1 dengan Fedora 10 (KDE).
Seperti yang kita ketahui, PC-BSD adalah FreeBSD yang sengaja dibuat mudah untuk digunakan dilingkungan desktop. BIsa dikatakan tim PC-BSD mengubah FreeBSD yang biasanya berkecimpung di dunia server menjadi sebuah sistem operasi yang fokus pada penggunaan desktop. Berbeda dengan Linux yang hanya merupakan sebuah kernel, BSD adalah sebuah sistem operasi.

Percobaan pertama, saya menginstall PC-BSD pada laptop saya, yang dimana sudah terdapat windows vista dan ubuntu didalamnya. Bisa dikatakan installasi PC-BSD sangat sederhana, tinggal click-click dan click. Namun di sini, PC-BSD hanya dapat diinstall pada partisi primer. Saya menghapus partisi ubuntu untuk ditempati PC-BSD. Installasi berjalan cepat, hanya +-15 menit!!. begitu selesai saya langsung reboot ke vista, dan ternyata installasi tersebut membuat partisi vista saya corrupt :(, tapi tidak masalah karena fokusnya adalah bermain dengan PC-BSD. Booting PC-BSD terasa lama, Setelah log-in saya masuk ke KDE 4.1.x yang wah (menurut saya). namun sayang, PC-BSD terasa kurang responsif, tidak seperti yang diberitakan orang-orang. Kartu wlan atheros saya dapat berjalan baik, sound baik, tapi kemampuan grafis menurun (saya memakai intel gma 945), tidak sehebat di linux pada umumnya. Ponsel SE K320 yang biasa saya jadikan modem tidak terpakai. Power management tidak ada, bahkan komputer tidak mati setelah shut-down, perlu direset, dan ketika dinyalakan kembali settingan BIOS juga hilang. Jumlah paket PBI (push button install) yang katanya luar biasa mudahnya sangat sedikit, memang kita dapat memasang berbagai aplikasi dengan port, tapi hal tersebut merepotkan. Menurut saya BSD belum siap untuk pengguna desktop.

Percobaan ke-2. Installasi fedora berjalan sangat lama, sempat saya tinggal keluar belum juga selesai. Tidak ada masalah pada partisi vista saya setelah installasi fedora. booting berjalan cukup cepat, meski tidak secepat debian. begitu login pada KDE 4.1.2 yang wah.. lagi-lagi wah... saya terpesona dengan KDE di fedora yang lumayan responsif, meski tidak segesit GNOME. Kernel 2.6.27 yang gress membawa modul ath5k, sehingga kartu atheros saya dapat terpakai tanpa perlu install driver lain seperti madwifi. Fedora berjalan cukup gesit meski saya mengaktifkan efek-efek 'permen mata'. Fedora 10 jauh lebih menyenangkan daripada PC-BSD 7.0.1 (menurut saya pribadi). Tidak seperti rilis Fedora 9 yang banyak bug-nya, di mana touchpad tidak berjalan sempurna dan harus download driver synaptic agar dapat berfungsi baik, pada fedora 10 touchpad saya dapat berfungsi baik.

Membandingkan Fedora 10 dengan PC-BSD 7.0.1 seperti membandingkan singkon dengan ketela, tergantung mana yang disuka menurut pribadi, itulah yang terbaik.

Comments

Comment viewing options

Select your preferred way to display the comments and click "Save settings" to activate your changes.

Saya salah satu pengguna

Saya salah satu pengguna Ubuntu yang pindah ke Fedora di level desktop (beda dengan kebanyakan orang he..he..he...). Sementar untuk server tetap percaya sama Ubuntu, alasannya karena LTS-nya itu.... :D

wah......mau

wah......mau ber-migrasi.....sungguh sangat berat,,,ubuntu !!! jd perlu tutor lagi....:D

saya penggemar fedora mulai

saya penggemar fedora mulai dari 8,9 dan terakhir yang saya pake 10...
sementara ini lum da masalah....