Masalah PEMBAJAKAN musik..

Membaca blog dari olaola (http://linux.or.id/node/356), terbersit sesuatu dikepala yang kemudian saya coba tuangkan kedalam tulisan ini....

Sementara banyak dari kita (& saya) dikomunitas ini sedang berusaha untuk pindah dari Microsoft ke Linux karena alasan lisensi, apakah kita (& saya) juga bisa memulai meniggalkan untuk "membajak" lagu.

"Membajak" disini menurut saya merupakan tindakan mendengarkan musik dengan cara melanggar hukum. Contohnya (mungkin sering kita tidak sadar) seperti membeli kepingan MP3 seharga Rp 5000 dipinggir jalan, atau mendownload dari sumber internet yang ilegal (seperti kasus Napster yang dulu dituntut oleh Lars Ulrich, drumer Metallica).

Membajak disini bukan hanya sekadar mempermasalahkan format lagu mana yang free (seperti .ogg) atau yang berlisensi (.mp3),tapi lebih kepada asal muasal lagu tadi. Apakah kita membelinya di toko kaset / resmi atau dipinggir jalan/tidak resmi..??

Lain halnya jika kita membeli CD (secara resmi,bukan bajakan), kemudian diubah ke format lain. Hal ini nampaknya tidak akan menjadi masalah.

Pertanyaannya sekarang adalah...sanggupkah saya???.

Langsung saya jawab .....BELUM SANGGUP..!!!. Ya..BELUM, selama harga CD saat ini yang masih BELUM terjangkau kantong saya, tidak akan sanggup..!!!.

Gila saja, hanya untuk mendengarkan 10 lagu harus merogoh kocek sampai Rp 50.000 -an.

Beli kaset.... udah nggak jaman kali ya...

Untuk urusan yang satu ini, nampaknya saya masih cukup lama akan "menzalimi" para musisi yang telah menghasilkan karya - karya hebatnya.

Sepi rasanya jika dunia ini tanpa musik.

Ya Allah...Ampuni dosa saya untuk urusan yang satu ini..

Maafkan saya Metallica, System Of A Down, Dream Theater, Quenn, Yanni, Kitaro, Al Di Meola, Sting,dll...

Wassalam
./penikmat musik

Comments

Comment viewing options

Select your preferred way to display the comments and click "Save settings" to activate your changes.

memang sulit....

Memang sulit menurut saya Mas.......masalah pembajakan di indonesia ini memang sudah banyak ke mana2......ya musik, ya film, dsb .....
makanya soal software jadi menggema karena harganya memang lumayan tinggi dibanding DVD atau CD musik ori yg harganya paling mentok cuman 300.000 ( DVD region 1 ). Bandingkan dgn WinXP HE OEM yg sudah 750.000-an .........

Kalo saya cuman takut dosanya Mas.......dan Mas sudah bagus mau minta ampun kepada ALLAH ........ :-)) banyak orang yg sudah "lupa" kepada Tuhan nowadays ...........

Alhamdulillaah saya sudah mengoleksi CD dari thn 1992 saat masih SMA, kala itu rasanya masih dikit ( atau belum ada dan belum marak ? ) bajakan, ......ori waktu itu beli cuman paling mahal 35.000.....

Sekarang memang saya sudah jarang beli CD musik ...... DVD pun sewa aja di Odiva, Ultra atau Perdana.......sedikit yg saya beli dari amazon.com ............