Multimedia pertamaku di Linux

Saya ini penggemar berat distro keluaran RedHat. Sejak RedHat 9 yang pertama ku coba dan kuinstall distro ini tidak mendukung format MP3. Awalnya sempet memble juga, pasalnya dah banyak banget koleksi MP3 yang aku punya dan pengen didenger di Linux. Temanku menyarankan bila ingin langsung enak pake saja Mandrake. Bener aja setelah RH9 di hilangkan dan pakai Mandrake 10 waktu itu, aku bisa senyum lebar dan mulai menikmati lagu-lagu kesayangaku dalam format MP3 di Linux. Bahkan VCD pun bisa dinikmati pake Mandrake.

Belakangan setelah sering surfing mengenai cara utak-atik linux, aku jadi gerah dan bosan pake Mandrake, timbul keinginan buat berpetualang sendiri dalam mengelola dan mengkonfigurasi Linux ku. Lalu kuputuskan buat banting stir lagi ke Distro yang lama RedHat 9, memble lagi katanya waktu itu RH9 discontinued yang berarti tidak akan disupport lagi oleh pembuatnya.

Jatuh bangun, dan karena niatku belum bulat buat ber-Linux serta belum cukup pengetahuan, yach... murtad lagih.... balik ke windoze....XP :-D. Namun setelah muncul Fedora Core 3, dan begitu banyak situs Linux yang menyediakan paket-paket RPM yang mendukung buat "having fun" untuk di otak-atik, dengan semangat 45 aku Download FC3, dan langsung install bertetanggaan dengan Windoze.

Aku sadar bahwa Distro ini belum memungkinkan untuk dipakai untuk bersenang-senang denger musik MP3 dan Video. Untungnya di http://dagwiiers.com tersedia paket untuk mempatch FC3 supaya bisa memutar musik MP3. Atau http://rpm.pbone.net yang punya fasilitas komprehensif buat cari paket RPM.

Fasilitas streaming media bisa dinikmati setelah dengan sedikit keringat menginstall RealPlayer. Yach... minimal bisa denger lagu-lagu bernuansa 80 dari situs radio internet dan bisa pamer denger berita dari Liputan 6.

Mulai dari FC3 kegemaranku akan berkesperimen semakin berkembang. Tantangan muncul ketika FC4 dirilis, terutama untuk RealPlayer yang sempat mogok. Hal ini memaksa otakku untuk bekerja keras untuk mengatasinya. Penyebabnya adalah compat-libstdc++-33-3.2.3-47.fc4.i386.rpm belum terinstall. Lagi-lagi pbone menolongku untuk mendapatkannya, waktu itu aku belum tahu fasilitas yum (telmi banget ye..?) Ndak ada masalah dengan XMMS ternyata patchnya yang buat FC3 masih berkerja bagus, asalkan masih memakai XMMS versi 1.2.10-9. Biar lawas yang penting bisa memberikan hiburan dikala kesibukan kerja.

Terakhir aku baca arikel menarik tentang Aplikasi Multimedia yang canggih AMAROK, dalam hatiku sudah menduga bahwa Amarok di FC4 TIDAK BISA memutar MP3. Benar juga!!! Tapi kali ini tidak memble! He... He... Masalahnya GStreamernya harus diakalin agar bisa jalan MP3. Kiatnya ada di sinih. Kini Rythmbox dan Amarok suah bisa dijalankan dan memutar MP3. Hebatnya lagi Amarok bisa menyajikan informasi mengenai lagu yang kita dengar, siapa artisnya, dari album mana dan profil dari musisi yang sedang kita simak langsung dari internet.

Cuman... :-D, masih ada sesuatu yang belum sempat diotak-atik... mplayer! Di Fedora Core kayaknya mpeg masih emoh di putar oleh Totem.

Comments

Comment viewing options

Select your preferred way to display the comments and click "Save settings" to activate your changes.

Linux Multimedia

untuk Linux multimedia pake GeexboX aja mantep :)
hanya 6Mb sudah bisa puter vcd,dvd,mp3,audiocd dll ( selesai booting cd geexboxnya otomatis keluar sendiri jadi cdromnya bisa dipakai buat masukin vcd/dvd atau cd audionya, partisi di HD pun sudah termount semua jadi koleksi lagu/film di HD bisa diputer langsung)
Open Suse 10.0(plus plugin mp3) + CD GeexboX 0.98.7 dah lebih dari cukup buat komp g di rumah :D

You'll never know until you tried

KeroppiX

GeexBox

Aku coba deh...... Thx

Salam,
Can Masagi