Buat “Your Own Linux”

July 21st, 2017

“Linux itu susah dan kuno, gak enak dilihat”. Pernyataan itu sering terdengar bahkan kita sendiri yang mengatakannya. Emang bener kata pepatah “kalau tak kenal maka tak sayang”. Seperti stand up komedi saja ya.

Oke kalau begitu. Pertama ketika saya mengenal linux memang benar-benar susah. Ketika menancapkan USB saja musti pake perintah “mount /sdc1 /etc/sdc1”. Apalagi ketika kita ingin menginstal dan meng-uninstall program, harus compile, recompile dan decompile. Ribet.

Tetapi dari hari ke hari Linux menjadi semakin friendly user dengan user interface yang cukup bohay, apalagi sebagai linux newbie seperti saya. Masih ga mau migrasi ke linux nieh critanya?. Saya dulu penggemar produk mikocok dengan patch/crack. Saya sadar dan kita tahu bahwa hal tersebut merupakan perilaku yang haram hukumnya. Hingga saat ini saya telah menggunakan single boot Linux. Dan kebetulan lagi saya Ubuntu Unity User. Saya membutuhkan waktu 10 tahun untuk benar-benar menggunakan Single boot. “How great is this”.

Lalu bagaimana koq bisa?. Bikin mudah ada. Prinsipnya, Make Your Own Linux. Dalam bahasa keseharian kita katakan “mau kamu apakan itu linux?”. Sebagai contoh, saya pengen banget Mac Os X, tapi saya miskin dan punya cukup uang untuk membeli sebuat Mac  Book. Maka saya menggunakan ubuntu unity, menambahkan plank dock dan mengganti icon serta theme GTK-nya menjadi flat ambience, Beres. It is look like Windows Mac Os. Good (^_^)b.

Lalu bagaimana caranya?. Linux saat ini sudah all in one terhubung dengan repisitory. Cukup bermodalkan modem atau wifi gratisan it will be done. Tutorial permak linux banyak bertebaran di dunia maya. Ada Noobslab, omg ubuntu dsb. Tinggal ikuti tutorial di dalamnya dan sim sala bim, it is yours.

Setelah itu ketika kamu mencintai linux hasil karyamu, kamu dapat mengembangkannya hingga dirimu mahir dalam linux, jadi developer? anything is possible.

So selamat belajar, welcome to linux dan jangan menjadi penadah barang curian tanpa sadar.

Nesta, Newbie dalam Linux dan pengen sepenuhnya migrasi ke Linux

0 Komentar »

Beri Komentar

Nama

Alamat Email

Alamat Website

Komentar