Linux tanpa Kata Linux

January 19th, 2014

Banyak sistem operasi komputer modern saat ini menggunakan Linux sebagai program inti (kernel), meskipun tidak dipopulerkan sebagai Linux. Contoh sistem operasi fenomenal dan sukses adalah Android, yang pada akhir 2012 telah menguasai lebih dari 70% pasar sistem operasi komputer seluruh dunia, khususnya untuk smartphone dan tablet pc. Kesuksesan Android itu tidak bisa lepas dari peran Linux dan cara pengembangan Open Source.

Sistem operasi komputer dapat diartikan beragam, tergantung konteks atau situasinya. Secara awam, sistem operasi adalah program untuk menjalankan peralatan elektronik yang berisi microprocessor seperti netbook, notebook, desktop pc, smartphone, tablet pc, server, mainframe, smart tv, multimedia system di mobil dan pesawat terbang, perangkat jaringan komputer, VoIP, dan lain-lain. Jaman dulu, sistem operasi hanya diartikan sebagai program dasar untuk menyalakan komputer setelah program BIOS (Basic Input/Ouput System). Sistem operasi dulu, misal DOS dan Windows, tidak langsung menyertakan aplikasi, kecuali beberapa program dasar seperti editor teks sederhana.

Saat ini, jika kita menyebut nama sebuah sistem operasi, kita akan membayangkan berbagai aplikasi yang disertakannya, misal aplikasi untuk web searching, chatting, blogging, photo editing, multimedia playing, office working, dan lain-lain. Awalnya, sistem operasi Linux yang lengkap disebut distro (distribution) Linux. Kini, sistem operasi Linux lengkap memiliki banyak nama dan dijual secara paket (bundling) dengan perangkat keras, seperti Android yang dipaket dalam penjualan smatrphone/tablet pc. Demikian pula sistem operasi berbasis Linux lainnya seperti BlankOn, Firefox OS, Chrome OS, Sailfish/Meego, Tizen, dan Ubuntu, diprediksi akan sukses seperti Android karena berisi berbagai aplikasi, dengan syarat dijual secara paket dengan perangkat keras seperti Android. Semua contoh itu adalah keluarga sistem operasi Linux, meski namanya tidak berisi kata Linux.

Rusmanto Maryanto, Dosen Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir yang kini lebih memilih untuk mengabdikan diri dan berbagi ilmu di dunia Linux dan Open Source. Selain dipercaya sebagai Ketua Harian AOSI saat ini Rusmanto Maryanto juga menjabat sebagai Ketua Yayasan Penggerak Linux Indonesia (YPLI) dan Ketua Sekolah Tinggi Teknologi Terpadu Nurul Fikri.

3 Komentar »

  1. […] Banyak sistem operasi komputer modern saat ini menggunakan Linux sebagai program inti (kernel), mesk… […]

  2. yup menarik sekali

  3. Linux saat ini digunakan untuk berbagai perangkat teknologi yang lebih aman. oleh karena itu saya tertarik untuk mengetahui dan belajar tentang linux.

    Salam

    Yanuar

Beri Komentar

Nama

Alamat Email

Alamat Website

Komentar