Melirik Indahnya KDE, Salah Satu Tampilan Linux

January 8th, 2014

Apakah yang terbayang di benak Anda ketika mendengar kata “Linux”? Jika yang terbayang masih segala hal yang berbau kerumitan, maka lupakan sejenak dengan tulisan ini. Jika Anda mengenal Linux yang selama ini sulit digunakan, berbeda penampilan dengan Windows, atau kurang bersahabat karena semua serba Terminal, maka saatnya Anda mengenal KDE. Linux memiliki banyak pilihan antarmuka desktop, tidak sebagaimana Windows yang hanya satu. Salah satunya adalah KDE. Kali ini kami hanya akan memperkenalkan kepada Anda beberapa gambar dari destop KDE di Ubuntu yang sangat menarik. Semoga tulisan ini menghapus sedikit kesan rumit Linux di masyarakat.

Destop KDE Mode Normal

 

Destop KDE Mode Netbook

 

File Manager (Setara Windows Explorer)

 

 

Penyunting Teks Asli KDE (Setara Notepad++)

Kate adalah penyunting teks (text editor) yang lengkap. Kate sudah menjadi bawaan standar destop KDE. Ia memiliki fitur code completion, code foldingsyntax highlighting, static/dynamic word wrap, line numbers, sessions, tema skema, search & replace, kustomisasi skema, kustomisasi shortcut key, bahkan terintegrasi dengan Terminal dalam 1 jendela. Kate memiliki syntax highlighting bawaan untuk semua bahasa pemrograman. Kate tidak sendirian sebagai bawaan KDE. Ia memiliki saudara kembar yang fiturnya lebih sederhana bernama KWrite. Sekarang Anda tidak perlu lagi mencari penyunting teks yang cocok untuk pemrograman web atau destop di Linux.

 

Integrated Development Environment (Setara Microsoft Visual C++)

Karena KDE dibuat dari Qt Framework, maka IDE yang sangat pas untuknya adalah Qt Creator. Dengan IDE ini, Anda bisa membuat segala macam program GUI yang berbasis Qt. Baik dengan bahasa C++ maupun QML Qt Creator pun sanggup menangani pemrograman C++ murni layaknya Microsoft Visual C++. Qt Creator memiliki fitur-fitur yang sangat canggih layaknya IDE berbayar, walaupun ia gratis. Bahkan Qt Creator ketika diinstal, ia sudah termasuk dokumentasi referensi teknis Qt Framework secara keseluruhan. Walaupun demikian, tentu masih ada IDE lain yang sangat kuat untuk KDE semisal KDevelop.

 

IRC Client (Pengganti mIRC)

Sebagaimana pengguna Linux biasanya yang mencari solusi (driver, VGA, soundcard, dll.) di IRC, maka Anda mungkin senang juga menggunakan IRC untuk hal yang sama. KDE memiliki IRC client yang sangat mudah digunakan tetapi fiturnya berlimpah (khas aplikasi KDE biasanya) yang bernama Quassel. Tatanan antarmuka yang mirip mIRC akan mempermudah Anda memakainya. Selain Quassel, KDE masih punya IRC client lain semisal KVirc atau Konversation.

 

Download Manager (Pengganti IDM)

Bahkan dalam KDE, ada download manager sendiri. Namanya KGet. Ia mampu melayani unduhan via HTTP/FTP/Torrent/Metalink. Mendukung resume dan batch downloading (daftar banyak link dalam 1 teks bisa diunduh semuanya). Ia pun mendukung unduhan di belakang proxy server.

 

 

Ikon-Ikon Khas KDE

Yang bisa dikatakan, KDE selalu kinclong beserta semua iconset-nya. Mungkin kalau bukan lagi K Desktop Environment, KDE itu berarti Keep Desktop Elegant.

 

 

Penutup

Semoga apa yang kami sajikan ini menginspirasi Anda untuk menggunakan Linux dan tidak ragu menggunakan KDE sebagai antarmuka. Anda tetap bisa menginstal KDE walau sudah ada GNOME di Linux Anda.

Ade Malsasa Akbar,

4 Komentar »


  1. boni.oxx@gmail.com

    hidup cinnamon ! hehehe ..

  2. […] post Melirik Indahnya KDE, Salah Satu Tampilan Linux appeared first on […]

  3. […] Kenalilah KDE, salah satu antarmuka tampilan (desktop environment) paling memukau di GNU/Linux yang … […]

  4. Tolong juga reiew plasma KDE5

Beri Komentar

Nama

Alamat Email

Alamat Website

Komentar